Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Lariang, Diduga Korban Hilang Sejak Juni

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

POSO – Tadulakonews.com –  Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di tepi Sungai Lariang, tepatnya di wilayah Hulubanga, Desa Lelio, Kecamatan Lore Barat, Kabupaten Poso, Kamis (23/7/2026) sore. Korban diduga merupakan pria yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah tenggelam saat menyeberangi Sungai Lariang pada Juni 2026.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh dua warga Desa Lelio, Idul Wengkau (30) dan Felix Hinunu (23), ketika sedang mencari ikan menggunakan pukat di Sungai Lariang.

Sekitar pukul 14.00 WITA, kedua saksi berangkat menuju lokasi Dungkarahu untuk mencari ikan. Setelah sekitar satu jam, mereka berpindah ke lokasi Hulubanga yang berjarak kurang lebih satu kilometer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat hendak menebarkan pukat sekitar pukul 15.00 WITA, keduanya melihat benda berwarna putih mengapung di tepi sungai. Setelah didekati, benda tersebut ternyata merupakan sesosok mayat laki-laki dalam posisi tengkurap.

Kondisi jenazah saat ditemukan sudah mengalami pembusukan. Bagian tubuh yang masih terlihat hanya dari bokong hingga kaki.

Mengetahui temuan tersebut, kedua saksi segera melaporkannya kepada Kepala Desa Lelio. Informasi kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas setempat.

Laporan itu selanjutnya diterima Kapolsek Lore Selatan, Iptu I Made Putrayasa, S.H., yang langsung memerintahkan personel menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus mengevakuasi jenazah.

Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 17.30 WITA oleh personel Polsek Lore Selatan bersama masyarakat Desa Lelio, warga Desa Gintu, serta keluarga korban.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke Puskesmas Gintu untuk penanganan awal sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menduga jenazah tersebut merupakan Gito Aprianto Lage (31), seorang wiraswasta asal Kota Palu yang dilaporkan hilang pada 12 Juni 2026.

Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam setelah berenang menyeberangi Sungai Lariang di wilayah Desa Doda, Kecamatan Lore Tengah.

Dugaan tersebut diperkuat oleh kesesuaian aliran Sungai Lariang yang menghubungkan Desa Doda hingga ke wilayah Lore Selatan dan Lore Barat, lokasi ditemukannya jenazah. Selain itu, ciri-ciri korban juga dinilai sesuai dengan laporan orang hilang yang diterima kepolisian.

Kapolsek Lore Selatan, Iptu I Made Putrayasa, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia mengatakan pihaknya menduga kuat jenazah yang ditemukan merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Lariang.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Desa Lelio, Desa Gintu, serta Bhabinkamtibmas yang sigap memberikan informasi dan membantu proses evakuasi di medan yang cukup sulit sehingga jenazah dapat dievakuasi dengan baik dan diserahkan kepada keluarga.

Kapolsek turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di Sungai Lariang, terutama pada musim hujan ketika debit air meningkat. Ia mengingatkan agar tidak menyeberangi sungai dengan berenang atau melakukan aktivitas berisiko tanpa memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga dan rencananya akan dimakamkan di wilayah Kecamatan Lore Tengah setelah seluruh proses penanganan selesai dilakukan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Kembali Terjadi di Lantojaya, Polisi dan Tim Gabungan Padamkan Api Seluas 3 Hektare
Praperadilan Ditolak, Proses Hukum Dugaan Pencemaran Nama Baik Prof Zainal Abidin Sah
Polsek Lore Utara Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla 5 Hektare di Kawasan TNLL
Polres Poso Gencarkan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Sintuwulemba
Polres Poso Asah Kesiapan Personel melalui Latihan Dalmas dan Penanganan Unras
Dugaan PETI Kembali Beraktivitas, Warga Desa Bodi Soroti Excavator yang Disebut Luput dari Penyisiran
Dua Tahun Pemerintahan Anwar-Reny, Penerima Beasiswa BERANI CERDAS Tembus 47 Ribu Mahasiswa
Kebakaran Lahan di Patiwunga Berhasil Dipadamkan, Polri-TNI dan Damkar Bersinergi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:56 WIB

Karhutla Kembali Terjadi di Lantojaya, Polisi dan Tim Gabungan Padamkan Api Seluas 3 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 21:07 WIB

Praperadilan Ditolak, Proses Hukum Dugaan Pencemaran Nama Baik Prof Zainal Abidin Sah

Selasa, 8 September 2026 - 18:17 WIB

Polsek Lore Utara Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla 5 Hektare di Kawasan TNLL

Selasa, 8 September 2026 - 18:06 WIB

Polres Poso Gencarkan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Sintuwulemba

Selasa, 8 September 2026 - 18:00 WIB

Polres Poso Asah Kesiapan Personel melalui Latihan Dalmas dan Penanganan Unras

Berita Terbaru