
TADULAKONEWS.Com – Polres Poso melaksanakan pengecekan dan pengawasan senjata api (senpi) inventaris dinas yang berada di lingkungan Polres maupun Polsek jajaran. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Poso, Kompol Suriadi, S.H., M.M., pada Senin (9/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres didampingi Kabaglog, Kasipropam, Kasiwas, serta personel dari Baglog, Siwas, dan Propam Polres Poso. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi fisik, keamanan, serta kelengkapan administrasi senjata api.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemeriksaan difokuskan pada seluruh senjata api inventaris, baik yang tersimpan di gudang maupun yang dipinjam pakaikan kepada personel. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh senjata berada dalam kondisi baik dan tercatat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dari hasil pengecekan diketahui bahwa jumlah senjata api inventaris Polres Poso mencapai 672 pucuk. Senjata-senjata tersebut merupakan bagian dari perlengkapan dinas yang harus dikelola dengan baik dan bertanggung jawab.
Sebanyak 670 pucuk senjata api tersimpan di gudang penyimpanan Polres Poso. Senjata tersebut dijaga dengan sistem penyimpanan yang aman serta tercatat secara administrasi.
Dari jumlah tersebut, 341 pucuk merupakan senjata api laras panjang. Sementara itu, 329 pucuk lainnya merupakan senjata api laras pendek.
Selain yang tersimpan di gudang, terdapat dua pucuk senjata api yang dipinjam pakaikan kepada personel. Senjata tersebut digunakan dalam rangka menunjang tugas kedinasan.
Dua personel yang memegang senjata tersebut adalah Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar, S.I.K., serta Bripda Renol Wilyam Hande yang bertugas sebagai ADC Kapolres Poso.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh senjata api tersebut berada dalam kondisi baik. Penyimpanan dilakukan secara aman dan tertib sesuai prosedur yang berlaku.
Selain inventaris Polres Poso, turut dilakukan pengecekan terhadap senjata api milik Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Tengah yang berada di Satresnarkoba Polres Poso.
Jumlah senjata api inventaris dari Direktorat Narkoba Polda Sulteng tersebut sebanyak tujuh pucuk. Senjata tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas pemberantasan narkotika.
Dari jumlah tersebut, empat pucuk dipinjam pakaikan kepada personel Satresnarkoba. Seluruh pemegang senjata tersebut masih memiliki SIMSA yang berlaku.
Sementara tiga pucuk lainnya disimpan di gudang penyimpanan. Seluruh senjata tersebut berada dalam kondisi baik, siap operasional, serta memiliki administrasi yang tertib.
Menurut Wakapolres Poso Kompol Suriadi, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh senjata api inventaris berada dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu.
Ia menegaskan bahwa secara umum seluruh senjata api berada dalam keadaan baik dan administrasi pencatatannya tertib. Namun ia tetap mengingatkan seluruh pemegang senjata untuk memperhatikan perawatan dan penyimpanan sesuai ketentuan.
Wakapolres juga mengimbau kepada seluruh personel yang memegang senjata api agar selalu berhati-hati serta bertanggung jawab dalam penggunaannya. Disiplin dan profesionalitas menjadi hal utama yang harus dijaga oleh setiap anggota kepolisian.






