Insiden Pembakaran dan Penembakan di Distrik Pogoma Picu Kepanikan Warga

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Puncak, Papua Tengah – Insiden pembakaran rumah warga terjadi di Kampung Muara, Distrik Pogoma, yang diduga dilakukan oleh kelompok OPM pimpinan Lekagak Talenggen. Peristiwa ini memicu kepanikan warga setempat hingga sebagian masyarakat melarikan diri untuk mencari perlindungan.

Warga yang ketakutan kemudian mendatangi Pos TNI terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut sekaligus meminta perlindungan dari aparat keamanan. Situasi di kampung dilaporkan sempat mencekam akibat aksi teror tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Satgas Koops TNI Habema dengan cepat bergerak menuju lokasi kejadian di Kampung Muara, Distrik Pogoma. Aparat melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang diduga bertanggung jawab atas pembakaran rumah (honai) warga.

Dalam proses pengejaran tersebut, terjadi kontak tembak antara Satgas TNI dengan kelompok OPM pimpinan Lekagak Talenggen. Situasi di lapangan sempat memanas seiring upaya aparat untuk mengamankan wilayah.

Akibat tekanan dari aparat TNI, kelompok OPM akhirnya mundur ke arah Kampung Kembru di wilayah Galupaga. Namun, dalam proses pelarian, kelompok tersebut dilaporkan melakukan penembakan secara membabi buta ke arah permukiman warga.

Penembakan tersebut menyebabkan lima warga sipil menjadi korban, dengan rincian sebagai berikut:

  • NK: luka sobek pada bagian kaki kanan
  • AT: luka di leher dan jari
  • DW (3 tahun): luka pada urat dan kaki kanan
  • AW (5 tahun): luka pada dada kanan
  • OW (6 tahun): luka pada siku kanan

Kelima korban bersama masyarakat lainnya harus berjalan kaki menempuh puluhan kilometer melalui medan yang berat untuk mendapatkan perlindungan dan pengobatan di Pos TNI Satgas Yonif 743/PSY di Kampung Tirineri, Kabupaten Puncak Jaya.

Satgas TNI segera memberikan pertolongan pertama kepada para korban. Di bawah koordinasi Dandim 1714/Puncak Jaya bersama PMI Kabupaten Puncak Jaya, kelima korban kemudian dievakuasi ke RSUD Puncak Jaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Setelah berhasil memukul mundur kelompok OPM dari Kampung Muara, Satgas TNI melakukan pengamanan di wilayah tersebut guna mencegah gangguan lanjutan. Aparat juga meningkatkan kewaspadaan di titik-titik rawan.

Selain pengamanan, Satgas TNI turut membantu proses evakuasi warga terdampak serta memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pengungsi. Aparat juga siap membantu evakuasi warga lain yang memilih meninggalkan kampung karena khawatir akan adanya aksi susulan.

Saat ini, situasi di Kampung Muara dilaporkan mulai berangsur kondusif, meskipun aparat tetap siaga penuh. Kehadiran TNI diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat.

Satgas TNI menegaskan komitmennya untuk terus melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut. Aparat juga masih melakukan pengamanan intensif sekaligus mempersiapkan langkah lanjutan untuk mengejar kelompok OPM yang melarikan diri.

Operasi pengejaran terhadap kelompok pimpinan Lekagak Talenggen akan terus dilakukan guna memastikan situasi keamanan kembali sepenuhnya terkendali serta mencegah jatuhnya korban sipil akibat aksi kekerasan.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan segera melapor kepada aparat keamanan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di wilayahnya. Pihak TNI juga meminta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajati Sulteng Setujui Penghentian Penuntutan Dua Perkara Penganiayaan Melalui Mekanisme Keadilan Restoratif
PJU POLRES POSO SILATURAHMI KE KEJARI POSO, PERKUAT SINERGITAS PENEGAKAN HUKUM
Satlantas Polres Poso Gencarkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas melalui Police Goes to School
BERANI CERDAS dan BERANI SEHAT: Wujud Kehadiran Pemerintah Sulteng Memenuhi Hak Dasar Masyarakat
Central Open 2026 Semarakkan Bulutangkis di Bumi Tadulako
Maulid Akbar Alkhairaat Tolitoli, Gubernur Anwar Hafid Ajak Umat Teladani Rasulullah SAW
Berani Cup Tolitoli 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Anwar Hafid Dorong Lahirnya Talenta Sepak Bola dari Desa
Gubernur Anwar Hafid Kunjungi Tolitoli, Buka Berani Cup dan Hadiri Maulid Nabi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:11 WIB

Kajati Sulteng Setujui Penghentian Penuntutan Dua Perkara Penganiayaan Melalui Mekanisme Keadilan Restoratif

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

PJU POLRES POSO SILATURAHMI KE KEJARI POSO, PERKUAT SINERGITAS PENEGAKAN HUKUM

Senin, 7 September 2026 - 13:47 WIB

Satlantas Polres Poso Gencarkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas melalui Police Goes to School

Senin, 7 September 2026 - 12:36 WIB

BERANI CERDAS dan BERANI SEHAT: Wujud Kehadiran Pemerintah Sulteng Memenuhi Hak Dasar Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 00:18 WIB

Central Open 2026 Semarakkan Bulutangkis di Bumi Tadulako

Berita Terbaru

Daerah

Central Open 2026 Semarakkan Bulutangkis di Bumi Tadulako

Senin, 7 Sep 2026 - 00:18 WIB