
Tadulakonews.com – Puncak, Papua Tengah – Insiden pembakaran rumah warga terjadi di Kampung Muara, Distrik Pogoma, yang diduga dilakukan oleh kelompok OPM pimpinan Lekagak Talenggen. Peristiwa ini memicu kepanikan warga setempat hingga sebagian masyarakat melarikan diri untuk mencari perlindungan.
Warga yang ketakutan kemudian mendatangi Pos TNI terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut sekaligus meminta perlindungan dari aparat keamanan. Situasi di kampung dilaporkan sempat mencekam akibat aksi teror tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Satgas Koops TNI Habema dengan cepat bergerak menuju lokasi kejadian di Kampung Muara, Distrik Pogoma. Aparat melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang diduga bertanggung jawab atas pembakaran rumah (honai) warga.
Dalam proses pengejaran tersebut, terjadi kontak tembak antara Satgas TNI dengan kelompok OPM pimpinan Lekagak Talenggen. Situasi di lapangan sempat memanas seiring upaya aparat untuk mengamankan wilayah.
Akibat tekanan dari aparat TNI, kelompok OPM akhirnya mundur ke arah Kampung Kembru di wilayah Galupaga. Namun, dalam proses pelarian, kelompok tersebut dilaporkan melakukan penembakan secara membabi buta ke arah permukiman warga.
Penembakan tersebut menyebabkan lima warga sipil menjadi korban, dengan rincian sebagai berikut:
- NK: luka sobek pada bagian kaki kanan
- AT: luka di leher dan jari
- DW (3 tahun): luka pada urat dan kaki kanan
- AW (5 tahun): luka pada dada kanan
- OW (6 tahun): luka pada siku kanan
Kelima korban bersama masyarakat lainnya harus berjalan kaki menempuh puluhan kilometer melalui medan yang berat untuk mendapatkan perlindungan dan pengobatan di Pos TNI Satgas Yonif 743/PSY di Kampung Tirineri, Kabupaten Puncak Jaya.
Satgas TNI segera memberikan pertolongan pertama kepada para korban. Di bawah koordinasi Dandim 1714/Puncak Jaya bersama PMI Kabupaten Puncak Jaya, kelima korban kemudian dievakuasi ke RSUD Puncak Jaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Setelah berhasil memukul mundur kelompok OPM dari Kampung Muara, Satgas TNI melakukan pengamanan di wilayah tersebut guna mencegah gangguan lanjutan. Aparat juga meningkatkan kewaspadaan di titik-titik rawan.
Selain pengamanan, Satgas TNI turut membantu proses evakuasi warga terdampak serta memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pengungsi. Aparat juga siap membantu evakuasi warga lain yang memilih meninggalkan kampung karena khawatir akan adanya aksi susulan.
Saat ini, situasi di Kampung Muara dilaporkan mulai berangsur kondusif, meskipun aparat tetap siaga penuh. Kehadiran TNI diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat.
Satgas TNI menegaskan komitmennya untuk terus melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut. Aparat juga masih melakukan pengamanan intensif sekaligus mempersiapkan langkah lanjutan untuk mengejar kelompok OPM yang melarikan diri.
Operasi pengejaran terhadap kelompok pimpinan Lekagak Talenggen akan terus dilakukan guna memastikan situasi keamanan kembali sepenuhnya terkendali serta mencegah jatuhnya korban sipil akibat aksi kekerasan.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan segera melapor kepada aparat keamanan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di wilayahnya. Pihak TNI juga meminta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak.

