POSO – Tadulakonews.com – Kepolisian Resor (Polres) Poso kembali melaksanakan program prioritas Kapolri Quick Wins 1.8 bertajuk “Ruang Publik – Minggu Kasih” melalui pendekatan humanis dengan menyambangi rumah ibadah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu pagi (08/11/2026) di Gereja Toraja Rehobot Poso, Jalan Pulau Sumatera, Kelurahan Gebang Rejo, Kecamatan Poso Kota.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Pengawasan (Kasiwas) Polres Poso, Ipda Anis Pareallo, didampingi PS. Kasi TIK Polres Poso, Aiptu Stepanus Baranapa, hadir untuk bersilaturahmi dan berinteraksi langsung dengan jemaat gereja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang sosial.
Selama kurang lebih 30 menit, personel Polres Poso mengikuti rangkaian kegiatan silaturahmi dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kasiwas Polres Poso menyampaikan sejumlah imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para jemaat.
Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, Ipda Anis Pareallo juga membuka ruang dialog untuk mendengarkan secara langsung berbagai keluhan, masukan, serta aspirasi jemaat mengenai situasi keamanan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Melalui komunikasi dua arah tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.
Kehadiran personel kepolisian di tengah jemaat Gereja Toraja Rehobot mendapat sambutan hangat dari pengurus gereja maupun para jemaat. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan serta stabilitas keamanan di Kabupaten Poso.
Kasiwas Polres Poso, Ipda Anis Pareallo, mengatakan bahwa program Minggu Kasih merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, Polri ingin menunjukkan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat tidak terbatas pada tugas penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengarkan dan memberikan pelayanan.
Ia menegaskan bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang. Kegiatan Minggu Kasih juga menjadi sarana membangun komunikasi yang terbuka dan penuh kekeluargaan.
“Kegiatan Minggu Kasih di Gereja Toraja Rehobot hari ini adalah bukti bahwa Polri hadir untuk semua, tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang. Kami datang bukan untuk menginterupsi ibadah, tetapi untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi harapan dan keresahan jemaat terkait keamanan. Dialog seperti ini sangat efektif karena masyarakat merasa lebih nyaman menyampaikan masukan dalam suasana yang kekeluargaan. Masukan dari bapak/ibu jemaat hari ini akan kami catat dan jadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di wilayah Kabupaten Poso,” ujar Ipda Anis Pareallo.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, serta berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Ipda Anis juga mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, saling peduli, serta tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
“Kami berharap silaturahmi ini terus berlanjut dan menjadi contoh nyata bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu menjaga keamanan. Kepada seluruh jemaat Gereja Toraja Rehobot dan masyarakat Gebang Rejo, mari kita tingkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, saling menjaga, dan segera laporkan setiap hal mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas atau Call Center 110. Dengan kebersamaan dan toleransi yang kuat, kita akan mewujudkan Kabupaten Poso yang aman, damai, dan penuh persaudaraan. Terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan,” tambahnya.
Melalui program Minggu Kasih, Polres Poso berharap komunikasi dan kemitraan antara kepolisian, tokoh agama, serta masyarakat dapat terus terpelihara sehingga berbagai persoalan kamtibmas dapat diantisipasi melalui kerja sama dan kepedulian bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kehangatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polres Poso dalam membangun kepercayaan publik melalui pelayanan kepolisian yang humanis, inklusif, serta mengedepankan nilai-nilai toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Poso.





