Pria Ditemukan Meninggal di Ampana Kota, Polisi Pastikan Bukan Tindak Pidana

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una Una melakukan penanganan Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas penemuan jasad seorang pria di Desa Sansarino, Kecamatan Ampana Kota, pada Senin pagi.

Korban diketahui berinisial A.M.I (45), warga Desa Pusungi. Ia ditemukan meninggal dunia di rumah kerabatnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Tojo Una Una, AKBP Yanna Djayawidya, melalui Pamapta Aipda Sunardi Kamudin membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat korban sempat meminta bantuan untuk diantar ke rumah sakit sekitar pukul 06.00 WITA.

Korban saat itu mengeluhkan pusing dan membangunkan seorang saksi bernama Lalo untuk meminta pertolongan.

Namun, karena tidak tersedianya kendaraan, saksi tidak dapat memenuhi permintaan tersebut dan kembali beristirahat.

Sekitar dua jam kemudian, tepatnya pukul 08.00 WITA, saksi mencoba kembali membangunkan korban.

Saat itulah saksi menyadari bahwa korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada anggota Polres Tojo Una Una yang berada di sekitar lokasi.

Laporan tersebut selanjutnya diteruskan ke piket fungsi Polres untuk penanganan lebih lanjut.

Tim Inafis Polres Tojo Una Una tiba di lokasi sekitar pukul 09.50 WITA dan langsung melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Meski demikian, ditemukan indikasi bahwa korban sempat mengalami rasa sakit yang cukup hebat sebelum meninggal dunia.

Keterangan dari keluarga dan para saksi menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit asam lambung.

Hal tersebut dinilai selaras dengan hasil temuan pihak kepolisian di lokasi kejadian.

Pihak keluarga yang diwakili oleh kakak kandung korban menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PPMBLB Berau Gelar Aksi Damai, Pemkab Siapkan Tim Pendamping Perizinan Galian C
Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial di Posyandu Gunung Bahagia
Kemampuan Bahasa Asing Siswa SRT 20 Palu Pukau Wagub Reny
Pemprov Sulteng dan Jerman Perkuat Peluang Kerja Sama Strategis di Berbagai Sektor
Pra Rekonstruksi Ungkap Rangkaian Aksi Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Palu
Polresta Palu Tangkap Tersangka Pembunuhan di Duyu
Kapolda Sulteng Kunjungi Polsek Poso Pesisir Utara, Serahkan Bantuan Sembako kepada Warga
Kapolda Sulteng Tekankan Moralitas, Kepatutan, dan Profesionalitas Saat Kunker ke Poso
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:28 WIB

PPMBLB Berau Gelar Aksi Damai, Pemkab Siapkan Tim Pendamping Perizinan Galian C

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Gelar Bakti Sosial di Posyandu Gunung Bahagia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Kemampuan Bahasa Asing Siswa SRT 20 Palu Pukau Wagub Reny

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Pemprov Sulteng dan Jerman Perkuat Peluang Kerja Sama Strategis di Berbagai Sektor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Pra Rekonstruksi Ungkap Rangkaian Aksi Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Palu

Berita Terbaru

Daerah

Kemampuan Bahasa Asing Siswa SRT 20 Palu Pukau Wagub Reny

Kamis, 27 Agu 2026 - 14:25 WIB