
Tadulakonews.com – Palu – Seorang pria berinisial RRA (35), warga Desa Panau, Kabupaten Sigi Biromaru, diamankan oleh warga di kawasan Pasar Masomba, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, pada Sabtu malam, 11 April 2026.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.15 WITA setelah RRA diduga melakukan tindak pencurian di area Jalan Tanjung Manimbaya, tepatnya di depan Toko Rima Furniture.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga yang mengetahui kejadian itu segera mengamankan terduga pelaku sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi.
Kapolresta Palu Kombes Hari Rosena melalui Kapolsek Palu Selatan AKP Kasim Bohari menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya seorang pria yang diamankan secara paksa.
Mendapatkan informasi tersebut, petugas piket dari Mako Polsek Palu Selatan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Tim yang dipimpin oleh Kepala Unit Pengawas Piket Aiptu Arifin Labo bersama anggota Unit Reskrim yang dipimpin Iptu Rhido Agung segera melakukan penanganan di tempat kejadian perkara.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati terduga pelaku dalam kondisi terikat pada tiang teras atau kanopi oleh warga.
Petugas kemudian mengamankan RRA dan membawanya ke Mako Polsek Palu Selatan untuk proses lebih lanjut.
Dalam perkembangan kasus, istri terduga pelaku yang berinisial D memberikan keterangan kepada pihak kepolisian bahwa RRA merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Keterangan tersebut diperkuat dengan adanya surat kontrol Jamkesmas dari RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah yang menunjukkan riwayat pengobatan pelaku.
Saat diamankan, RRA diketahui mengalami luka memar di bagian dahi serta mengeluhkan nyeri pada kaki kanan yang diduga akibat tindakan massa.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi dari pihak yang mengaku sebagai korban pencurian, sehingga jika tidak ada laporan masuk, pihak kepolisian berencana mengembalikan RRA kepada keluarganya untuk mendapatkan perawatan lanjutan di Rumah Sakit Jiwa Madani, Mamboro, Palu.

