Polisi Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Parigi Moutong, Sejumlah Fasilitas Dimusnahkan

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Parigi Moutong – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tengah bersama tim gabungan Polres Parigi Moutong (Parimo) melaksanakan penertiban dan penegakan hukum terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sejumlah wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (11/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 19.30 WITA ini menyasar tiga lokasi, yakni Desa Tombi di Kecamatan Ampibabo, Desa Sausu Torono di Kecamatan Sausu, serta Desa Lobu di Kecamatan Moutong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus Polda Sulteng Kombes Pol Suratno, S.I.K., M.H., didampingi Kapolres Parigi Moutong AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., serta Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Sulteng Kompol Aditya, S.I.K. Kegiatan ini juga melibatkan personel gabungan dari jajaran Polres, Polsek, serta unsur TNI dari Koramil dan Yonif 918/TP.

Di Kecamatan Ampibabo, tim mengawali kegiatan dengan apel kesiapan di Mapolres Parigi Moutong sebelum bergerak menuju lokasi tambang di Desa Tombi.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan enam unit talang yang digunakan untuk aktivitas tambang ilegal. Lima unit dipasangi garis polisi, sementara satu unit dimusnahkan dengan cara dibakar di tempat. Petugas juga memasang sejumlah baliho berisi imbauan penghentian aktivitas pertambangan tanpa izin.

Selanjutnya, tim bergerak ke Desa Sausu Torono, Kecamatan Sausu. Di lokasi ini, aparat melakukan penertiban di area yang diduga dikelola oleh seorang pemodal. Berbagai fasilitas penunjang tambang dimusnahkan, seperti bangunan tempat tinggal penambang, mesin penyedot air, dan talang besi.

Selain itu, sejumlah peralatan turut diamankan sebagai barang bukti, di antaranya karpet penangkap emas, tabung gas, mesin gerinda, serta perlengkapan kelistrikan.

Sementara itu, di Kecamatan Moutong, kegiatan penertiban dipimpin oleh Kapolsek Moutong AKP Felix Alfons Saudale, S.H. Tim gabungan tidak menemukan aktivitas penambangan aktif maupun alat berat di lokasi.

Namun demikian, petugas menemukan tiga bekas talang yang kemudian dipasangi garis polisi. Delapan baliho peringatan juga dipasang sebagai bentuk sosialisasi larangan aktivitas PETI sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi di ketiga lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Meski demikian, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya tidak ditemukannya aktivitas penambangan saat operasi berlangsung serta minimnya informasi dari masyarakat setempat yang enggan memberikan keterangan.

Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian melakukan sejumlah tindakan, seperti mengamankan peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas tambang ilegal, memasang garis polisi di lokasi, memasang spanduk imbauan, serta melakukan pengumpulan bahan keterangan.

Lebih lanjut, pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, mengamankan barang bukti, serta mendalami informasi guna menindaklanjuti praktik pertambangan tanpa izin di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Djoko Wienartono menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap aktivitas PETI yang melanggar hukum.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin karena selain merusak lingkungan, juga berpotensi menimbulkan sanksi pidana.

“Masyarakat diharapkan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku. Aktivitas pertambangan tanpa izin dapat dikenakan pidana sebagaimana diatur dalam undang-undang,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyidik Polres Banggai Serahkan Tersangka Pencurian Kabel Optik PLN ke Kejaksaan
Kapolsek Nuhon Lepas Kontingen Karate Inkanas Menuju Kejuaraan Kapolres Banggai Cup 2026
Polsek Lamala Perkuat Sinergitas Antar Instansi Melalui Apel Gabungan Forkopimcam
Oknum Perangkat Desa di Balantak Utara Diamankan Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu
Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Gubernur Anwar Hafid Ajak ASN Perkuat Spiritualitas Melalui Jumat Subuh Berkah
Kapolres Morowali Utara Buka Open Tournament Badminton Bhayangkara Cup 2026, Diikuti 151 Atlet
Polres Sigi Hadir Dampingi Warga Pascagempa, Salurkan Bantuan dan Percepat Pemulihan
Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Indonesia Asri di Pasar Sentral Parigi Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:27 WIB

Penyidik Polres Banggai Serahkan Tersangka Pencurian Kabel Optik PLN ke Kejaksaan

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:23 WIB

Kapolsek Nuhon Lepas Kontingen Karate Inkanas Menuju Kejuaraan Kapolres Banggai Cup 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:19 WIB

Polsek Lamala Perkuat Sinergitas Antar Instansi Melalui Apel Gabungan Forkopimcam

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:15 WIB

Oknum Perangkat Desa di Balantak Utara Diamankan Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:35 WIB

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Gubernur Anwar Hafid Ajak ASN Perkuat Spiritualitas Melalui Jumat Subuh Berkah

Berita Terbaru