Polairud Parigi Moutong Tanam 100 Pohon untuk Peringati Hari Bumi dan Kesiapsiagaan Bencana

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Parigi Moutong – Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan bencana terus digelorakan oleh jajaran Polres Parigi Moutong.

Melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud), kegiatan penanaman pohon digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Bumi dan menyambut Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis sore, 23 April 2026, sekitar pukul 15.30 WITA.

Sebanyak 100 bibit pohon keras ditanam dalam aksi penghijauan tersebut.

Jenis pohon yang ditanam meliputi nantu dan kemiri yang dinilai cocok untuk kawasan pesisir.

Penanaman dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu Desa Boyantongo dan Desa Olaya.

Aksi ini merupakan langkah konkret dalam mengurangi dampak perubahan iklim yang semakin nyata dirasakan.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meminimalisir potensi kerusakan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur lintas instansi dan masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan itu antara lain Plt BPBD Kabupaten Parigi Moutong Rivai, Sekcam Parigi Selatan Bambang Bahri, serta perwakilan Sat Polairud.

Turut hadir pula Kepala Desa Boyantongo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan sekitar 50 warga.

Partisipasi masyarakat terlihat aktif sejak awal hingga proses penanaman selesai.

Kasat Polairud Polres Parigi Moutong IPTU Gigih Winanda menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial.

Ia menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan alam.

Menurutnya, pohon yang ditanam akan menjadi investasi jangka panjang bagi generasi mendatang serta membantu mitigasi bencana.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan sebagai benteng utama dalam menghadapi ancaman bencana.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sat Resnarkoba Polres Poso Serahkan Dua Tersangka Sabu ke Kejari, Berkas Perkara Dinyatakan P21
Gunungan Sampah Cemari Permukiman Desa Lambolo, Warga Desak Pemda Segera Bertindak
Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu
Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Mengapung di Pantai Jalan Cumi-Cumi Palu
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Poso Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Bhayangkara Poso Overland 2026 Resmi Ditutup, 125 Peserta Sukses Taklukkan Rute Menantang
Misteri Mobil dalam Kasus Tabrak Lari di Kumpi Terungkap, Pelaku Diamankan di Luwu Timur
Turnamen HUT Kemerdekaan RI Soyo Jaya Jadi Ajang Seleksi Atlet Hadapi Bupati Cup
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Sat Resnarkoba Polres Poso Serahkan Dua Tersangka Sabu ke Kejari, Berkas Perkara Dinyatakan P21

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Gunungan Sampah Cemari Permukiman Desa Lambolo, Warga Desak Pemda Segera Bertindak

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Mengapung di Pantai Jalan Cumi-Cumi Palu

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Poso Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Berita Terbaru

Daerah

Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu

Senin, 10 Agu 2026 - 11:27 WIB