Lansia Asal Alitupu Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Hilang

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – POSO – Setelah tiga hari dinyatakan hilang, seorang warga lanjut usia asal Desa Alitupu, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di aliran sungai wilayah Desa Maholo, Kecamatan Lore Timur, Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 14.18 WITA.

Korban diketahui bernama Pilemon Nggowi (68), seorang petani yang sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 10.00 WITA untuk menuju kebun cokelat miliknya yang berada di Desa Maholo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat seorang diri seperti biasa menuju lokasi kebunnya yang berada di seberang sungai. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.

Sekitar pukul 15.30 WITA pada hari yang sama, korban sempat singgah di rumah seorang warga bernama Wawan untuk meminta rokok sebelum melanjutkan perjalanan menuju kebunnya.

Setelah meninggalkan rumah warga tersebut, korban tidak lagi terlihat oleh masyarakat sekitar. Keluarga mulai merasa khawatir karena korban tidak pulang hingga keesokan harinya.

Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh pihak keluarga bersama warga setempat. Berbagai lokasi yang biasa dilalui korban mulai disisir untuk menemukan keberadaannya.

Pencarian kembali diperluas pada Minggu siang dengan melibatkan Kepala Desa Alitupu Yoyakim Soli, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta puluhan warga setempat.

Tim pencari menyisir area kebun, padang rumput, semak belukar, kolam, selokan, hingga sepanjang aliran sungai yang diduga dilalui korban saat menuju kebunnya.

Setelah beberapa jam melakukan pencarian, tim akhirnya menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia di aliran sungai wilayah Desa Maholo.

Tubuh korban ditemukan tersangkut di bawah ranting dan batang kayu yang berada di dalam sungai. Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian dan keluarga korban.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui mengidap penyakit pikun dan sering bepergian seorang diri tanpa pendampingan.

Korban diduga terbawa arus sungai saat berusaha menyeberang menuju kebunnya yang berada di seberang aliran sungai tersebut.

Dugaan itu diperkuat oleh kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir yang ditandai dengan curah hujan cukup tinggi sehingga menyebabkan debit air sungai meningkat dan arus menjadi lebih deras.

Kapolsek Lore Utara, AKP Thamrin Samuda, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan anggota keluarga yang sudah lanjut usia.

Ia mengingatkan agar lansia, terutama yang memiliki riwayat penyakit pikun atau gangguan daya ingat, tidak dibiarkan bepergian sendirian tanpa pengawasan keluarga, khususnya di lokasi yang memiliki potensi bahaya seperti sungai dan area terpencil.

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Setelah dievakuasi menggunakan ambulans, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Desa Alitupu untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh keluarga.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa 6,7 SR Guncang Parigi Moutong, Sejumlah Rumah di Torue Rusak
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sigi, Puluhan Rumah dan Infrastruktur Alami Kerusakan
Polsek Bunta Amankan Lomba Pawai Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Personel Polsek Kintom Amankan Final dan Penutupan Minisoccer Buana Open Turnamen Hadiyanto Rasyid Cup 2026
Polsek Bunta Gelar Nobar Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres Banggai Gelar Nobar Piala Dunia, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
POLSEK BUNTA GELAR BAKTI RELIGI DI GEREJA DAN PURA SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-80
Collector Gelapkan Uang Perusahaan Rp48,8 Juta, Berkas Tersangka Dilimpahkan ke Kejari Banggai
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

Gempa 6,7 SR Guncang Parigi Moutong, Sejumlah Rumah di Torue Rusak

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:50 WIB

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sigi, Puluhan Rumah dan Infrastruktur Alami Kerusakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:40 WIB

Polsek Bunta Amankan Lomba Pawai Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:20 WIB

Personel Polsek Kintom Amankan Final dan Penutupan Minisoccer Buana Open Turnamen Hadiyanto Rasyid Cup 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:16 WIB

Polsek Bunta Gelar Nobar Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

Berita Terbaru