Tadulakonews.com – PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau sejumlah wilayah yang terdampak banjir, Senin (22/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal serta kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.
Kegiatan diawali dengan rapat koordinasi yang digelar di Kantor BPBD Kecamatan Parigi pada pukul 11.00 Wita. Rapat dipimpin Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, S.E., dan dihadiri Kapolres Parigi Moutong AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., unsur Kejaksaan Negeri, DPRD, Wakil Bupati, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda membahas langkah-langkah strategis penanganan banjir, termasuk upaya tanggap darurat dan percepatan pemulihan infrastruktur yang terdampak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai rapat, rombongan Forkopimda bergerak menuju sejumlah titik terdampak untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan dan memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat. Di wilayah tersebut, rombongan meninjau kondisi jembatan yang mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.
Kerusakan jembatan menjadi perhatian serius karena merupakan akses penting yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Posko Bencana Dusun II, Desa Pombalowo, Kecamatan Parigi. Di lokasi tersebut, Bupati Parigi Moutong menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir.
Penyerahan bantuan dilakukan sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana alam.
Kunjungan kemudian berlanjut ke Desa Dolago Padang. Di lokasi ini, Forkopimda meninjau tanggul yang jebol serta area persawahan warga yang mengalami kerusakan akibat luapan air.
Kondisi tanggul yang rusak dinilai perlu segera ditangani guna mencegah terjadinya banjir susulan yang dapat memperparah dampak bagi masyarakat sekitar.
Rombongan selanjutnya meninjau kerusakan jembatan di Dusun III Desa Masari. Infrastruktur tersebut mengalami dampak cukup serius akibat derasnya arus banjir yang melanda wilayah tersebut.
Peninjauan juga dilakukan terhadap jembatan penghubung antara Desa Tolai Timur dan Desa Tolai, Kecamatan Torue. Jembatan tersebut mengalami keretakan yang berpotensi mengganggu mobilitas warga.
Kunjungan ditutup dengan peninjauan area persawahan yang terdampak banjir di Desa Lebagu, Kecamatan Balinggi. Kerusakan lahan pertanian menjadi salah satu perhatian utama karena berpengaruh terhadap mata pencaharian masyarakat.
Di setiap lokasi yang dikunjungi, rombongan berdialog langsung dengan warga dan pemerintah setempat guna menyerap aspirasi serta mengetahui kebutuhan mendesak yang diperlukan di lapangan.
Kapolres Parigi Moutong AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polri bersama seluruh unsur Forkopimda berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung percepatan penanganan dampak bencana. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan kondisi yang dapat membahayakan keselamatan warga.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Forkopimda dalam memastikan masyarakat terdampak banjir mendapatkan perhatian, bantuan, serta langkah penanganan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan demi mempercepat proses pemulihan pascabencana.


