
Tadulakonews.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, , menerima kunjungan kerja spesifik dari di ruang Polibu Kantor Gubernur, Kamis pagi (9/4).
Rombongan Komisi VIII dipimpin oleh , sosok yang cukup dikenal masyarakat Palu. Turut hadir pula pejabat utama yang mewakili dan , yang dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan dan kebencanaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Wagub Reny menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Komisi VIII DPR RI menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi daerah, sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah pusat melalui bantuan dari kementerian dan lembaga mitra.
Lebih lanjut, Wagub mengungkapkan bahwa peristiwa bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi tahun 2018 menjadi pengalaman berharga bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Hal tersebut mendorong penguatan pembangunan berbasis ketangguhan bencana guna meminimalkan korban jiwa dan kerugian materi di masa mendatang.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi terkini daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan, seperti banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi. Di sisi lain, Sulawesi Tengah saat ini juga tengah menghadapi Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit campak.
Sebagai langkah penanganan cepat, pemerintah tengah melaksanakan program imunisasi tambahan melalui Outbreak Response Immunization (ORI) yang menyasar anak-anak balita.
Wagub berharap dukungan dari Komisi VIII DPR RI beserta kementerian dan lembaga mitra dapat terus memperkuat langkah mitigasi, baik terhadap bencana alam maupun non-alam seperti wabah penyakit.
“Mudah-mudahan kedatangan bapak ibu Komisi VIII membawa berkah dan bantuan bagi Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Usai pertemuan, rombongan Komisi VIII DPR RI dijadwalkan meninjau lokasi Masjid Terapung di Pantai Taman Ria yang terdampak tsunami, serta Kelurahan Balaroa yang mengalami likuifaksi.
(Ro Adpim Setdaprov Sulteng)

