Satresnarkoba Polres Poso Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Tokoh Agama dan Adat Pamona Bersaudara

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

POSO – Tadulakonews.com – Memanfaatkan momentum berkumpulnya para tokoh masyarakat dalam rangkaian Festival Danau Poso (FDP) 2026, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Poso menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan hukum terkait bahaya penyalahgunaan narkotika, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Festival Danau Poso, Tentena, Kabupaten Poso, dengan sasaran utama para tokoh agama dan ketua adat dari komunitas Pamona Bersaudara.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkotika sekaligus memperkuat peran tokoh agama dan adat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Poso AKP Andi Cakra, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso, serta Kasat Narkoba Polres Poso IPTU Kadriawan, S.Pd., M.H., yang bertindak sebagai pemateri utama.

Dalam penyampaiannya, IPTU Kadriawan memaparkan berbagai materi, mulai dari dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan dan kehidupan sosial, sanksi pidana terkait tindak pidana narkotika, hingga prosedur penanganan kasus narkoba.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya rehabilitasi bagi pengguna narkotika sebagai salah satu upaya pemulihan, sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Melalui pendekatan kultural dan religius, Satresnarkoba Polres Poso berharap para tokoh agama dan adat dapat menjadi garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Nilai-nilai kearifan lokal, ajaran agama, serta peran lembaga adat dinilai memiliki potensi besar dalam membangun kesadaran kolektif dan memperkuat ketahanan masyarakat terhadap peredaran gelap narkotika.

Kasat Narkoba Polres Poso IPTU Kadriawan, S.Pd., M.H., menegaskan bahwa pelibatan tokoh agama dan adat merupakan langkah strategis dalam membangun sistem pencegahan narkoba berbasis komunitas.

Menurutnya, upaya pemberantasan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan pendekatan preventif yang menyentuh akar budaya dan spiritual masyarakat.

“Para tokoh agama dan ketua adat Pamona Bersaudara memiliki pengaruh kuat serta kepercayaan dari masyarakat. Dengan pemahaman yang baik mengenai bahaya narkoba, sanksi hukum, dan pilihan rehabilitasi, kami berharap mereka dapat meneruskan pesan ini kepada generasi muda di desa-desa,” ujar IPTU Kadriawan.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan para tokoh masyarakat diharapkan dapat membantu menekan permintaan terhadap narkoba sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih peduli terhadap pencegahan penyalahgunaan zat terlarang.

Lebih lanjut, IPTU Kadriawan menyoroti pentingnya peran orang tua, pemuka agama, dan pemimpin adat dalam mengawasi pergaulan generasi muda serta memberikan edukasi sejak dini mengenai risiko penyalahgunaan narkotika.

Ia menilai kurangnya pengawasan dan pemahaman dapat meningkatkan kerentanan generasi muda terhadap pengaruh lingkungan yang berisiko. Karena itu, keluarga dan komunitas diharapkan lebih proaktif dalam memberikan perhatian serta pendampingan.

“Jika ada anggota komunitas atau keluarga yang menunjukkan indikasi penyalahgunaan narkoba, jangan dikucilkan. Sebaliknya, arahkan mereka untuk mendapatkan bantuan medis dan rehabilitasi sesuai prosedur yang berlaku. Hukum akan menindak pengedar, sementara tersedia pula upaya pemulihan bagi mereka yang membutuhkan bantuan,” tegasnya.

IPTU Kadriawan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga martabat, keselamatan, dan masa depan generasi Pamona dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Ia mengapresiasi antusiasme para peserta selama kegiatan berlangsung, termasuk partisipasi dalam sesi tanya jawab yang mencerminkan kepedulian terhadap persoalan narkoba di lingkungan masyarakat.

Polres Poso, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh agama, tokoh adat, keluarga, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso, guna mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pesan tentang bahaya narkoba dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga tumbuh kesadaran bersama untuk menolak penyalahgunaan narkotika dan mendukung pemulihan bagi mereka yang membutuhkan.

Polres Poso berharap Festival Danau Poso 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi pariwisata dan pelestarian budaya, tetapi juga momentum memperkuat karakter masyarakat, meningkatkan kepedulian sosial, serta mewujudkan Kabupaten Poso yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Tolitoli Gelar RDP Bahas Kondisi Jembatan Gantung Nalu, PUPR Sebut Tak Ada Temuan Audit
Polsek Poso Pesisir Selatan Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Peserta LDKS SMAN 1
Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Polsek Pamona Timur Intensifkan Patroli di Wilayah Pegunungan Desa Kancuu
Polsek Lore Selatan Sosialisasikan Bahaya Bullying dan Perkenalkan Salam “Polisi Bersama Masyarakat” di SMAN Desa Gintu
Bupati Berau Imbau Masyarakat Waspada Kabut Asap Karhutla
Pria Hilang, Perahu Ketinting Ditemukan Terbalik di Sungai Long Lanuk Berau
Irjen Rizal Irawan Tiba di Polda Sulteng, Disambut Tradisi Adat Tanah Kaili
432 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Pembukaan Festival Danau Poso 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

DPRD Tolitoli Gelar RDP Bahas Kondisi Jembatan Gantung Nalu, PUPR Sebut Tak Ada Temuan Audit

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Polsek Poso Pesisir Selatan Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Peserta LDKS SMAN 1

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Satresnarkoba Polres Poso Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Tokoh Agama dan Adat Pamona Bersaudara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Polsek Pamona Timur Intensifkan Patroli di Wilayah Pegunungan Desa Kancuu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Polsek Lore Selatan Sosialisasikan Bahaya Bullying dan Perkenalkan Salam “Polisi Bersama Masyarakat” di SMAN Desa Gintu

Berita Terbaru