Polsek Lore Utara Bersama Tim Gabungan Tangani Karhutla Seluas 100 Hektare di Watutau

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

POSO – Tadulakonews.com – Menghadapi musim kemarau yang melanda wilayah Lembah Napu, Kepolisian Sektor (Polsek) Lore Utara bersama unsur terkait melaksanakan patroli terpadu untuk menangani dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Rabu (21/10/2026).

Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan padang ilalang dan hutan pinus di Desa Watutau, Kecamatan Lore Peore, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, yang menjadi salah satu wilayah rawan kebakaran.

Patroli terpadu ini melibatkan Camat Lore Peore Evon Lowo, S.H., Kepala Resor VI Kehutanan Poso Stefen Kolino, S.Hut., serta personel Polsek Lore Utara yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Budianto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain unsur kepolisian, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat yang turut membantu upaya penanganan kebakaran dan pencegahan meluasnya api.

Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, tim gabungan menemukan area yang telah terbakar dengan luas kurang lebih 100 hektare. Kawasan terdampak didominasi oleh rumput kering dan pohon pinus muda yang rentan terbakar saat cuaca panas.

Meski kebakaran melanda area yang cukup luas, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian materiil berupa bangunan rumah penduduk akibat peristiwa tersebut.

Kapolsek Lore Utara AKP Thamrin Samuda menegaskan bahwa patroli terpadu merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi kebakaran yang berpotensi meningkat selama musim kemarau.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca panas yang dikaitkan dengan fenomena El Niño dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama pada kawasan yang dipenuhi vegetasi kering.

Menurut Thamrin, kebakaran di Desa Watutau menjadi peringatan bagi semua pihak agar meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Ia menyampaikan bahwa aparat kepolisian bersama Polisi Kehutanan, pemerintah kecamatan, dan masyarakat telah bekerja sama untuk memadamkan api serta melakukan pendinginan di sejumlah titik panas.

Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali menyala dan meluas ke kawasan lain, termasuk area yang berdekatan dengan permukiman warga.

Kapolsek juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah karhutla, terutama dengan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di lahan terbuka maupun kawasan hutan.

Ia secara khusus mengimbau para petani dan pemilik lahan agar tidak lagi menggunakan metode pembakaran untuk membuka atau membersihkan lahan pertanian.

Menurutnya, selain berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, pembukaan lahan dengan cara membakar juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Asap akibat kebakaran turut menjadi perhatian karena dapat mencemari udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Selain berdampak pada kesehatan manusia, kebakaran hutan dan lahan juga mengancam kelestarian ekosistem serta habitat berbagai jenis flora dan fauna di kawasan Lembah Napu.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, Polsek Lore Utara akan terus mengoptimalkan sosialisasi melalui Bhabinkamtibmas serta memasang imbauan di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi kebakaran.

Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah pembakaran lahan, dan meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau demi keselamatan serta keberlangsungan ekosistem.

Kegiatan patroli dan penanganan karhutla tersebut berakhir dalam keadaan aman dan terkendali. Polsek Lore Utara menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan BPBD, Manggala Agni, serta instansi terkait lainnya guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukumnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPTU Habibi Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Poso, Gantikan IPTU I Made Deva Dwi Wiguna
Polres Poso Gelar Commander Wish, Perkuat Integritas dan Kualitas Pelayanan Publik
PENCURIAN KABEL KEMBALI TERJADI DI MATALALANG, 300 METER KABEL TAMBak RAIB
Sulteng Usulkan Embarkasi Antara Haji 2027, Jemaah Tak Perlu Menginap di Balikpapan
Gubernur Anwar Hafid: Sulawesi Tengah Terbuka untuk Kerja Sama dengan Rusia
PLN Berau Jadwalkan Pemadaman Listrik Empat Jam di Sambaliung, Rabu 21 Oktober 2026
Polres Poso Jalin Silaturahmi dengan Insan Pers, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Warga Kampung Pegat Bukur Keluhkan Dugaan Penggarapan Lahan Tanpa Kesepakatan dengan PT SBE
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:30 WIB

IPTU Habibi Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Poso, Gantikan IPTU I Made Deva Dwi Wiguna

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Polsek Lore Utara Bersama Tim Gabungan Tangani Karhutla Seluas 100 Hektare di Watutau

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Polres Poso Gelar Commander Wish, Perkuat Integritas dan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:44 WIB

PENCURIAN KABEL KEMBALI TERJADI DI MATALALANG, 300 METER KABEL TAMBak RAIB

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Sulteng Usulkan Embarkasi Antara Haji 2027, Jemaah Tak Perlu Menginap di Balikpapan

Berita Terbaru