
POSO – Tadulakonews.com – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda terhadap situasi darurat dan bencana, Satuan Humas Polres Poso melaksanakan sosialisasi pengenalan Call Center 110 serta edukasi dasar manajemen bencana kepada anggota Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMAN 3 Poso, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Patiwunga, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, dan diikuti puluhan siswa. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan literasi kebencanaan sekaligus membekali generasi muda dengan pengetahuan menghadapi kondisi darurat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai fungsi Call Center 110 sebagai layanan pengaduan dan bantuan kepolisian yang dapat digunakan masyarakat ketika menghadapi situasi darurat.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menyampaikan laporan secara akurat, tenang, dan jelas ketika menghubungi layanan darurat. Informasi yang diberikan harus mencakup lokasi kejadian, jenis peristiwa, kondisi serta jumlah korban agar petugas dapat memberikan respons secara tepat.
Selain pengenalan Call Center 110, materi kegiatan juga mencakup dasar-dasar manajemen bencana. Para siswa diperkenalkan dengan tahapan penanggulangan bencana, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan dan tanggap darurat hingga proses pemulihan.
Materi tersebut diberikan dengan pendekatan sederhana dan praktis sehingga mudah dipahami oleh para pelajar. Peserta juga diajak mengenali potensi risiko bencana yang berada di lingkungan sekolah, tempat tinggal maupun masyarakat sekitar.
Dalam sesi simulasi, para siswa diberikan gambaran mengenai cara menyampaikan laporan ketika terjadi keadaan darurat. Mereka dilatih untuk menyebutkan lokasi secara jelas, menjelaskan jenis kejadian, serta memberikan informasi mengenai kondisi dan jumlah korban.
Kasi Humas Polres Poso menyampaikan apresiasi atas antusiasme para siswa SMAN 3 Poso yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam edukasi kebencanaan merupakan langkah penting dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.
“Generasi muda, khususnya anggota PMR Wira, adalah garda terdepan dalam respons awal bencana di lingkungan sekolah dan komunitasnya. Dengan memahami cara menggunakan Call Center 110 secara benar dan memiliki dasar manajemen bencana, mereka tidak hanya menjadi penolong bagi diri sendiri, tetapi juga mampu mengorganisir pertolongan bagi orang lain sebelum bantuan profesional tiba,” ujar Kasi Humas.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh para peserta tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi tersebut, tetapi dapat diteruskan kepada teman sebaya, keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Lebih lanjut, Polres Poso menilai wilayah Poso Pesisir Selatan, termasuk Desa Patiwunga, memiliki karakteristik geografis yang perlu diwaspadai terhadap berbagai potensi bencana alam. Kondisi tersebut membuat peningkatan literasi dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal yang penting.
Melalui edukasi sejak dini, para pelajar diharapkan mampu mengenali potensi bahaya, memahami langkah-langkah penyelamatan diri serta mengetahui kapan dan bagaimana meminta bantuan dalam situasi darurat.
Salah satu peserta yang merupakan perwakilan PMR Wira SMAN 3 Poso mengatakan materi yang diberikan sangat relevan dan menambah wawasan mereka mengenai kesiapsiagaan bencana.
“Kami jadi tahu bahwa melaporkan ke 110 itu harus spesifik dan tidak panik. Selain itu, kami juga belajar bagaimana memetakan risiko di sekitar desa kami dan apa yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat. Ini sangat berguna bagi kami sebagai calon relawan muda,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan simulasi praktis pelaporan keadaan darurat. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan dan aktif menyampaikan pertanyaan terkait penanganan situasi darurat.
Polres Poso berkomitmen untuk terus menggandeng pelajar, organisasi kepemudaan dan berbagai elemen masyarakat dalam program edukasi kebencanaan serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Poso yang tangguh, aman dan kondusif.




