
Tadulakonews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjadi salah satu pihak aktif dalam mengawasi jalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peran ini dinilai penting untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak.
Langkah ini dilakukan untuk mengawal program strategis tersebut agar berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain itu, program MBG juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing generasi mendatang.
Dalam kesempatan itu, Wagub Reny mengajak semua pihak untuk turut berperan aktif dalam pengawasan.
Ia bahkan mempersilakan masyarakat dan mitra terkait untuk menyampaikan langsung jika menemukan kendala di lapangan.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan DPW GAPEMBI Sulawesi Tengah periode 2025–2030.
Acara berlangsung di Hotel Gransya pada Sabtu, 18 April.
Wagub juga menegaskan bahwa program sebesar MBG tidak lepas dari berbagai dinamika.
Menurutnya, tantangan di lapangan merupakan bagian dari proses pembelajaran bersama.
Dari situ, evaluasi dan perbaikan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Namun, juga mampu menjadi penggerak roda ekonomi kerakyatan.
Terutama dalam sektor usaha makanan dan rantai pasok lokal.
Karena itu, GAPEMBI Sulteng diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah.
Kolaborasi ini penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan Badan Gizi Nasional.
Semua pihak diajak bekerja sama memastikan operasional dapur SPPG berjalan sesuai standar.
Dengan demikian, program MBG dapat terlaksana secara optimal dan berkelanjutan.

