
Tadulakonews.com – Polres Morowali Utara melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Polsubsektor Petasia Barat pada Rabu, 29 April 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Mondowe, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan pelayanan kepolisian bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Lahan pembangunan Polsubsektor memiliki ukuran 50 x 75 meter.
Tanah tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Desa Mondowe kepada Polres Morowali Utara.
Penyerahan lahan dituangkan dalam surat bernomor 54/DS-MDW/IX/2014.
Dokumen tersebut ditandatangani oleh Kepala Desa saat itu, Alimuddin Salasah.
Peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Kapolres Morowali Utara, AKBP Reza Khomeini, S.I.K.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur pemerintah daerah.
Bupati Morowali Utara diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo, Heri Pinontoan.
Ketua DPRD diwakili oleh Anggota DPRD Dapil I, Yaristan Palesa.
Turut hadir Camat Petasia Barat, perwakilan Kejaksaan Negeri, Danramil, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan permohonan maaf atas tertundanya agenda tersebut.
Ia menjelaskan bahwa rencana awal peletakan batu pertama dijadwalkan pada akhir tahun 2025.
Penundaan terjadi karena berbagai agenda pengamanan, termasuk Natal dan Tahun Baru, kunjungan BPK, Komisi III DPR RI, pengamanan Lebaran, serta kunjungan Kapolda.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.
Ucapan terima kasih khusus diberikan kepada para kepala desa di Kecamatan Petasia Barat.
Ia menilai dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan Polsubsektor.
Menurutnya, kehadiran Polsubsektor akan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian.
Masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke Polsek atau Polres untuk mendapatkan pelayanan.
Pembangunan ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan kepolisian.
Kapolres menegaskan bahwa sinergi antara polisi dan masyarakat di Petasia Barat sudah terjalin dengan baik.
Ia menyebut kondisi keamanan tetap terjaga meskipun jumlah personel masih terbatas.
Saat ini, Polsubsektor Petasia Barat hanya memiliki empat personel.
Namun demikian, peran aktif kepala desa turut membantu penyelesaian berbagai persoalan di tingkat masyarakat.
Kapolres berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus dipertahankan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Pembangunan Polsubsektor ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan pelayanan kepolisian.
Selain itu, pembangunan ini juga memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama.
Prosesi dilakukan secara bergantian oleh Kapolres, perwakilan pemerintah daerah, DPRD, Danramil, Kejaksaan, dan Camat.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan makan bersama dalam suasana kebersamaan.

