
Tadulakonews.com – TOLITOLI, 13 – September 2026 – Kabar baik bagi sejumlah kepala keluarga (KK) di Kelurahan Sidoarjo dan Kelurahan Panasakan, Kabupaten Tolitoli, yang menjadi korban kebakaran hebat pada awal September 2026. Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli memastikan para korban akan mendapatkan program bantuan bedah rumah.
Belasan warga yang saat peristiwa kebakaran tidak sempat menyelamatkan harta benda, bahkan kehilangan tempat tinggal akibat rumah mereka hangus terbakar dengan tingkat kerusakan yang beragam, bakal menerima bantuan tersebut dalam waktu dekat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Tolitoli, Syafruddin A. Rahman, ST., M.Eng., melalui Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU), Nurmansyah, SP., membenarkan rencana pemberian bantuan tersebut.
Saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini, Nurmansyah mengatakan, secara umum seluruh calon penerima bantuan telah melalui proses verifikasi oleh pihak terkait.
Meski demikian, kata dia, teknis pelaksanaan serta aksi di lapangan masih dalam tahap penyelesaian. Pemerintah daerah masih merampungkan sejumlah persiapan sebelum program tersebut direalisasikan.
Menurut Nurmansyah, dalam pelaksanaannya nanti setidaknya terdapat dua bidang yang akan menangani program bantuan bagi korban kebakaran tersebut.
Ia menjelaskan, pekerjaan penimbunan lahan warga di lokasi bekas kebakaran beserta sejumlah prasarana pendukung lainnya akan ditangani oleh Bidang PSU Disperkim Kabupaten Tolitoli.
Sementara itu, bantuan berupa dana sebesar Rp20 juta untuk masing-masing kepala keluarga akan disalurkan melalui bidang lain di lingkungan Disperkim Kabupaten Tolitoli.
Dana tersebut nantinya diperuntukkan sebagai biaya pembangunan rumah bagi warga penerima bantuan, sehingga mereka dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak setelah kehilangan rumah akibat kebakaran.
Nurmansyah menegaskan, luas lahan di lokasi bekas kebakaran sebelumnya telah dilakukan pengukuran oleh pihak Disperkim Kabupaten Tolitoli sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program.
“Luas lokasi bekas kebakaran sudah kami ukur sebelumnya dan dalam waktu dekat akan ditimbun kembali untuk kemudian dilakukan pembangunan bedah rumah oleh warga setempat,” ungkap Nurmansyah.
Ia berharap, setelah seluruh tahapan teknis rampung, proses pembangunan rumah bagi warga terdampak dapat segera dilaksanakan sehingga para korban tidak terlalu lama tinggal di tempat pengungsian.
Berdasarkan pantauan media ini di lokasi bekas kebakaran, hingga saat ini masih terdapat belasan kepala keluarga terdampak yang belum kembali menempati rumah mereka.
Sebagian warga korban kebakaran terpaksa mengungsi dan mendirikan tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara sambil menunggu adanya bantuan dan kepastian pembangunan kembali rumah mereka.
Program bantuan bedah rumah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban sekaligus membantu mereka untuk kembali menjalani kehidupan secara normal setelah musibah kebakaran.
Dengan adanya bantuan tersebut, warga terdampak kini memiliki harapan untuk segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan aman setelah rumah mereka musnah akibat kebakaran. (CO)




