
Tadulakonews.com – BUOL – Personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah menunjukkan respons cepat dengan memberikan pertolongan kepada seorang ibu hamil yang mengalami kontraksi hebat di Kabupaten Buol, Jumat (3/7).
Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan saat personel Brimob sedang melaksanakan tugas operasional di wilayah hukum Kabupaten Buol.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah pelaksanaan tugas, petugas menerima laporan dari masyarakat mengenai seorang ibu hamil yang membutuhkan bantuan evakuasi darurat di Posyandu setempat.
Mendapat informasi tersebut, personel Brimob langsung bergerak menuju lokasi tanpa menunda waktu.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati kondisi ibu hamil yang mengalami kontraksi hebat dan membutuhkan penanganan medis secepat mungkin.
Situasi darurat itu menuntut tindakan cepat agar keselamatan ibu dan calon bayi tetap terjaga.
Namun, keterbatasan sarana transportasi darurat, termasuk tidak tersedianya ambulans di lokasi, menjadi kendala dalam proses evakuasi.
Demi menyelamatkan nyawa warga, personel Brimob mengambil langkah diskresi kepolisian dengan memanfaatkan kendaraan dinas sebagai sarana evakuasi.
Petugas kemudian membopong ibu hamil tersebut dengan hati-hati menuju truk dinas yang telah disiapkan.
Selanjutnya, korban segera dibawa menuju Puskesmas Desa Unone dengan pengawalan personel Brimob.
Sepanjang perjalanan, personel memastikan proses evakuasi berlangsung aman dan secepat mungkin agar korban segera mendapatkan pertolongan medis.
Setibanya di Puskesmas Desa Unone, ibu hamil tersebut langsung diserahkan kepada dokter dan bidan yang sedang bertugas.
Tim medis kemudian segera memberikan pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut sesuai kondisi pasien.
Danki 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah, AKP Suharyono, membenarkan aksi cepat yang dilakukan anggotanya di lapangan.
Ia menegaskan bahwa penggunaan kendaraan dinas dalam kondisi darurat merupakan bentuk pelayanan prima sekaligus komitmen Brimob untuk selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Proses evakuasi hingga penyerahan pasien kepada tenaga medis berlangsung aman, lancar, dan mendapat apresiasi dari keluarga maupun masyarakat sekitar atas kesigapan personel Brimob dalam memberikan bantuan kemanusiaan.

