Tadulakonews.com – Aliran dana investor asing mengarah ke saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dan Bumi Resources (BUMI) dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/10/2026). Kedua emiten tersebut mencatatkan pembelian bersih dengan nilai gabungan mencapai Rp120,14 miliar pada sesi pertama.
Berdasarkan data transaksi Stockbit, GOTO membukukan net foreign buy sebesar Rp70,10 miliar. Sementara itu, BUMI menempati posisi kedua dengan pembelian bersih senilai Rp50,04 miliar.
Aktivitas akumulasi tersebut terjadi di tengah tekanan pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi pertama di level 5.032,43, terkoreksi 1,29% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
GOTO Pimpin Daftar Saham yang Diborong Investor Asing
Selain GOTO dan BUMI, sejumlah saham lainnya juga mencatatkan pembelian bersih oleh investor asing.
Bank Negara Indonesia (BBNI) berada di posisi berikutnya dengan nilai net foreign buy sebesar Rp28,24 miliar. Disusul Merdeka Copper Gold (MDKA) sebesar Rp28,17 miliar dan Solusi Kemasan Digital (PACK) senilai Rp24,82 miliar.
Berikutnya, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) mencatatkan pembelian bersih Rp22,23 miliar, Astra International (ASII) sebesar Rp20,95 miliar, serta Darma Henwa (DEWA) senilai Rp17,95 miliar.
Sementara itu, Bumi Resources Minerals (BRMS) membukukan pembelian bersih Rp16,70 miliar dan Merdeka Battery Materials (MBMA) sebesar Rp14,66 miliar.
BBRI Catat Penjualan Bersih Asing Terbesar
Di sisi lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi saham dengan nilai net foreign sell terbesar pada sesi pertama, yakni mencapai Rp114,88 miliar.
Amman Mineral Internasional (AMMN) menyusul dengan penjualan bersih sebesar Rp32,66 miliar. Adapun Indosat (ISAT) mencatatkan net foreign sell senilai Rp27,31 miliar.
Secara keseluruhan, nilai pembelian saham oleh investor asing pada sesi pertama mencapai Rp2,49 triliun. Sementara itu, nilai penjualan tercatat sebesar Rp2,23 triliun.
Dengan demikian, transaksi investor asing menghasilkan pembelian bersih atau net foreign buy sekitar Rp253,09 miliar.
IHSG Tertekan, Mayoritas Saham Melemah
Tekanan terhadap pasar saham domestik terlihat dari dominasi saham yang bergerak di zona merah. Pada sesi pertama, sebanyak 591 saham mengalami penurunan, sedangkan 113 saham menguat dan 82 saham lainnya bergerak stagnan.
Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp5,99 triliun dengan volume perdagangan sekitar 25,45 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 718.592 kali.
Meski GOTO dan BUMI menjadi dua saham dengan akumulasi asing terbesar dalam daftar tersebut, aktivitas pembelian bersih pada satu sesi perdagangan belum cukup untuk memastikan arah pergerakan harga selanjutnya. Investor tetap perlu mencermati perkembangan kinerja emiten, kondisi pasar, serta konsistensi arus dana asing pada perdagangan berikutnya.





