POSO – Tadulakonews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Poso terus berupaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini. Upaya tersebut dilakukan melalui program unggulan “Polisi Sahabat Anak” dengan menyambangi TK Negeri Pembina Poso Pesisir, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Poso, Ipda Juhaeruddin, S.H., bersama tiga personel lainnya, yakni Bripka Nelfris M.M., S.H., Brigpol Mirnayanti, S.H., dan Brigpol Saenab Cikka, S.H., berlangsung dalam suasana ceria dan interaktif.
Dalam kegiatan tersebut, para personel tidak hanya memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas, tetapi juga turun langsung bermain bersama anak-anak. Pendekatan tersebut dilakukan untuk membangun kedekatan emosional sekaligus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Materi yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan kognitif anak usia dini. Edukasi meliputi pengenalan rambu-rambu lalu lintas dasar, pemahaman warna lampu lalu lintas, hingga cara menggunakan helm yang baik dan benar.
Metode edutainment atau belajar sambil bermain membuat para siswa antusias mengikuti setiap sesi kegiatan. Anak-anak diajak mengenal aturan lalu lintas melalui permainan, simulasi menyeberang jalan, hingga praktik menggunakan helm standar SNI.
Melalui pendekatan tersebut, polisi berupaya memperkenalkan keselamatan berlalu lintas dengan cara yang mudah dipahami anak-anak. Kehadiran personel kepolisian juga diharapkan dapat membangun persepsi bahwa polisi merupakan sahabat yang hadir untuk melindungi dan mengayomi masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Program “Polisi Sahabat Anak” diharapkan mampu membentuk karakter disiplin berlalu lintas sejak dini sehingga generasi mendatang tumbuh menjadi pengguna jalan yang sadar akan keselamatan.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Kasat Lantas Polres Poso, AKP I Made Bagus Melyandika, S.T.K., S.I.K., M.A., menegaskan bahwa investasi terbesar dalam keselamatan lalu lintas adalah pendidikan karakter yang dimulai sejak masa kanak-kanak.
“Program ‘Polisi Sahabat Anak’ bukan sekadar seremonial, melainkan fondasi jangka panjang bagi budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Poso. Kami menyadari bahwa mengubah perilaku orang dewasa jauh lebih sulit dibandingkan membentuk kebiasaan baik sejak kecil,” ujar AKP I Made Bagus Melyandika.
Menurutnya, ketika anak-anak mengenal polisi sebagai sosok sahabat yang mengayomi, bukan sosok yang menakutkan, mereka akan lebih mudah menerima pesan-pesan keselamatan yang disampaikan oleh kepolisian.
AKP I Made Bagus juga menyoroti pentingnya keterlibatan orang tua dan guru dalam mendukung keberlanjutan edukasi keselamatan berlalu lintas yang telah diberikan kepada anak-anak di lingkungan sekolah.
“Edukasi helm dan rambu lalu lintas yang kami berikan hari ini di TK Negeri Pembina Poso Pesisir harus dilanjutkan di rumah dan lingkungan sekolah. Kami mengajak para orang tua dan guru untuk menjadi teladan,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa anak-anak belajar secara efektif melalui contoh nyata yang mereka lihat dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya melalui nasihat. Karena itu, orang tua dan guru memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan tertib dan aman berlalu lintas.
“Jika kita ingin melihat generasi penerus yang disiplin dan selamat di jalan raya, maka kitalah yang harus memulai dari diri sendiri,” lanjut AKP I Made Bagus.
Menutup pernyataannya, Kasat Lantas Polres Poso berkomitmen menjadikan program “Polisi Sahabat Anak” sebagai agenda rutin dan berkelanjutan dengan menyasar PAUD serta TK lainnya di wilayah hukum Polres Poso.
“Target kami bukan hanya angka statistik kecelakaan yang turun, tetapi terciptanya generasi muda yang memiliki naluri keselamatan atau safety instinct saat berada di jalan raya. Terima kasih kepada Kepala TK Negeri Pembina Poso Pesisir atas kerja samanya. Mari kita wujudkan Poso yang aman dan kondusif dimulai dari senyum dan langkah kecil anak-anak kita,” pungkasnya.


