Sulawesi Tengah Raih Indeks Kerukunan Umat Beragama Tinggi, Bukti Harmoni Sosial yang Terjaga

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Selasa 26 mei 2026, Provinsi Sulawesi Tengah kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dalam bidang kerukunan umat beragama.

Hal ini berdasarkan hasil riset terbaru yang dirilis oleh Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia yang menempatkan Sulawesi Tengah sebagai daerah dengan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) kategori tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penelitian tersebut, pengukuran indeks dilakukan menggunakan tiga dimensi utama, yaitu toleransi, kebersamaan, dan kesetaraan sebagai dasar penilaian.

Sulawesi Tengah mencatat capaian nilai 87,9 untuk dimensi toleransi, 56,2 untuk dimensi kebersamaan, serta 77,85 untuk dimensi kesetaraan.

Akumulasi dari ketiga dimensi tersebut menghasilkan nilai IKUB sebesar 73,99 yang menempatkan Sulawesi Tengah dalam klaster daerah berindeks tinggi pada rentang 60,01 hingga 80,00.

Menanggapi capaian tersebut, Ketua FKUB Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, menyampaikan rasa syukur atas hasil riset yang dirilis Universitas Indonesia itu.

Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan merupakan hasil kerja satu pihak saja, melainkan buah dari kerja kolektif seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Tengah.

Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan bagaimana harmoni sosial terus dirajut secara konsisten di tengah kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Ini adalah pembuktian bahwa kedamaian di Sulawesi Tengah dibangun di atas fondasi gotong royong. Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras kita semua,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peran pemerintah daerah yang responsif, dedikasi TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, serta keteladanan tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi faktor penting dalam terciptanya kondisi tersebut.

Lebih lanjut, ia menilai tingginya skor pada dimensi toleransi menunjukkan bahwa masyarakat Sulawesi Tengah telah memiliki kematangan dalam menyikapi perbedaan keyakinan.

Masyarakat dinilai telah mampu saling menghormati hak beragama satu sama lain secara dewasa dan harmonis dalam kehidupan sosial.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan adalah memperkuat dimensi kebersamaan agar interaksi sosial lintas iman semakin produktif.

Sinergi antara ulama, pendeta, biksu, pastor, pandita atau pinandita, serta seluruh tokoh agama bersama unsur Forkopimda perlu terus diperkuat.

Ia menegaskan bahwa kerukunan merupakan hal yang dinamis sehingga harus terus dirawat dan dijaga setiap hari oleh seluruh pihak.

Berdasarkan klasifikasi riset P3M Universitas Indonesia, IKUB dibagi ke dalam lima kategori, mulai dari sangat rendah hingga sangat tinggi.

Dengan capaian tersebut, Sulawesi Tengah dinilai berada pada kategori tinggi, yang menjadi indikator positif bagi stabilitas sosial di daerah.

Kondisi ini juga dinilai memberikan dampak positif terhadap iklim investasi, sektor pariwisata, serta pengembangan sumber daya manusia di Sulawesi Tengah.

Di akhir pernyataannya, Prof. Zainal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berperan dalam menjaga kedamaian di daerah tersebut.

Ia mengajak semua pihak untuk terus mempertahankan capaian ini demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju, aman, harmonis, dan penuh berkah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sulawesi Tengah Raih Indeks Kerukunan Umat Beragama Kategori Tinggi
Truk Colt Diesel Terjun dari Jembatan di Kintom Akibat Diduga Microsleep, Sopir Selamat
Polres Banggai Pantau Keselamatan Libur Idul Adha 1447 H
PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN PEJABAT ESELON III KEJAKSAAN TINGGI SULAWESI TENGAH
Penganiayaan Saudara Kandung di Parigi Moutong, Korban Luka Serius
Polsek Lage Lakukan Sambang Tokoh Jelang Musdes di Desa Tampemadoro
Polsek Pamona Timur Gelar Panen Raya Jagung di Desa Didiri
Jalan Trans Napu–Palu Kembali Dapat Dilalui Usai Longsor di Desa Sedoa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:46 WIB

Sulawesi Tengah Raih Indeks Kerukunan Umat Beragama Tinggi, Bukti Harmoni Sosial yang Terjaga

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Sulawesi Tengah Raih Indeks Kerukunan Umat Beragama Kategori Tinggi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:20 WIB

Truk Colt Diesel Terjun dari Jembatan di Kintom Akibat Diduga Microsleep, Sopir Selamat

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polres Banggai Pantau Keselamatan Libur Idul Adha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:11 WIB

PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN PEJABAT ESELON III KEJAKSAAN TINGGI SULAWESI TENGAH

Berita Terbaru

Daerah

Polres Banggai Pantau Keselamatan Libur Idul Adha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:17 WIB