
Tadulakonews.com – Lore Selatan – Dalam rangka memperkuat sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga adat dalam menjaga stabilitas kamtibmas, Kapolsek Lore Selatan IPTU I Made Putrayasa, SH menghadiri rapat rencana pelaksanaan pemilihan Topo’oboka Ada Tampo’ Badá’-Robo’ Bada’ atau Ketua Lembaga Adat Wilayah Bada periode 2026–2031.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 10.00 Wita bertempat di Aula BKKBN Kecamatan Lore Selatan. Rapat berlangsung dengan penuh suasana kekeluargaan dan dihadiri sekitar 35 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peserta yang hadir terdiri dari unsur pemerintah kecamatan, tokoh adat, kepala desa, tokoh agama, serta panitia pemilihan adat wilayah Bada. Kehadiran seluruh elemen tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kelestarian adat di wilayah Bada.
Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Lore Selatan Robert Tungka, SH, Plt Camat Lore Barat Irma Ningsih Tompa, Ketua Adat Wilayah “Tuana Mahile” Gawi Wengkau, serta Danramil 1307-03 Bada Sunarno.
Selain itu, hadir pula para Ketua Adat Desa, Kepala Desa se-Kecamatan Lore Selatan dan Lore Barat, serta panitia pelaksana pemilihan Ketua Adat Wilayah Bada.
Dalam sambutannya, Camat Lore Selatan Robert Tungka menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat adat yang telah mempersiapkan rencana pemilihan Ketua Adat Wilayah Bada periode 2026–2031.
Ia berharap proses pemilihan nantinya dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar sehingga mampu menghasilkan pemimpin adat yang bijaksana dan mampu menjaga nilai-nilai budaya masyarakat Bada.
Menurutnya, keberadaan lembaga adat sangat penting sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, mempererat hubungan sosial masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi yang kondusif di wilayah Kecamatan Lore Selatan dan Lore Barat.
Sementara itu, Ketua Adat Wilayah Bada “Tuana Mahile” Gawi Wengkau menyampaikan bahwa masa kepemimpinannya akan berakhir pada tahun 2026 setelah menjalankan amanah selama dua periode.
Ia berharap pemilihan mendatang dapat melahirkan sosok pemimpin adat yang mampu menjaga nilai budaya, mempererat persaudaraan masyarakat adat, serta mendukung pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam rapat tersebut, peserta juga membahas sejumlah agenda penting terkait persiapan pelaksanaan pemilihan dan Musyawarah Wilayah Adat ke-VI Tahun 2026.
Beberapa poin yang dibahas di antaranya pembentukan panitia inti dan seksi-seksi kegiatan, sistem pemilihan Ketua Adat Wilayah Bada, kriteria calon Ketua Adat dan Majelis Adat, hingga teknis pelaksanaan musyawarah wilayah adat.
Kapolsek Lore Selatan IPTU I Made Putrayasa, SH dalam arahannya menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh seluruh kegiatan adat yang dilaksanakan secara musyawarah dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan persatuan masyarakat.
Menurut Kapolsek, lembaga adat memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara kekeluargaan dan damai.
Ia juga menegaskan bahwa Polsek Lore Selatan siap mendukung dan mengamankan seluruh tahapan kegiatan agar berjalan aman, tertib, dan kondusif serta mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas dan menghindari hal-hal yang dapat memicu perpecahan.
Rencananya, pemilihan Ketua Adat Wilayah Bada akan dilaksanakan pada September 2026, sedangkan Musyawarah Wilayah ke-VI Lembaga Adat Bada dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027 dengan rencana menghadirkan Gubernur Sulawesi Tengah bersama masyarakat adat wilayah Bada. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar dengan pengamanan dari personel Polsek Lore Selatan bersama Bhabinkamtibmas Desa Gintu.

