
Tadulakonews.com – Kondisi infrastruktur jalan di Dusun Tanaharapan, Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, kini menjadi sorotan warga setempat. Sebuah tiang utilitas berbahan besi terlihat dalam kondisi miring parah di sisi jalan utama.
Selain tiang yang condong, sejumlah kabel jaringan juga tampak terbentang sangat rendah hingga keluar dari bahu jalan. Kondisi tersebut dinilai membahayakan masyarakat yang melintas setiap hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu, 17 Mei 2026, tiang itu tampak mengarah ke badan jalan dengan posisi yang cukup mengkhawatirkan. Kemiringannya dinilai berpotensi menyebabkan tiang roboh sewaktu-waktu.
Ironisnya, bagian bawah tiang hanya ditopang menggunakan batang pohon seadanya. Hingga kini belum terlihat adanya upaya perbaikan permanen dari pihak yang bertanggung jawab.
Warga sekitar mengaku khawatir terhadap kondisi tersebut, terutama saat cuaca buruk dan angin kencang melanda kawasan itu. Mereka menilai situasi ini bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Tidak hanya tiang yang miring, kabel jaringan yang menjuntai rendah juga menjadi perhatian utama warga Dusun Tanaharapan. Kabel tersebut dinilai terlalu dekat dengan permukaan tanah.
Beberapa warga mengatakan posisi kabel sangat mengganggu, terutama bagi pengendara roda dua maupun kendaraan yang membawa muatan tinggi. Kondisi itu dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan.
Masyarakat menyebut jalur tersebut merupakan akses yang cukup aktif dilalui warga setiap hari. Karena itu, mereka berharap ada tindakan cepat sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
Seorang warga Dusun Tanaharapan mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum ada penanganan serius di lapangan.
Warga juga menyesalkan lambatnya respons dari pihak terkait terhadap persoalan tersebut. Mereka menilai keselamatan masyarakat seharusnya menjadi prioritas utama.
Tiang yang miring dan kabel yang rendah disebut sebagai ancaman nyata bagi pengguna jalan. Risiko semakin besar ketika cuaca ekstrem terjadi di wilayah tersebut.
Masyarakat berharap pemilik jaringan segera turun tangan melakukan perbaikan. Mereka meminta kabel-kabel yang kendor segera dikencangkan agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Selain itu, warga juga mendesak agar tiang yang miring segera ditegakkan kembali atau diganti dengan yang baru. Langkah itu dianggap penting demi mencegah potensi kecelakaan.
Warga meminta instansi terkait di Kabupaten Kepulauan Selayar ikut melakukan pengawasan terhadap kondisi infrastruktur tersebut. Mereka berharap ada tindakan cepat dan nyata di lapangan.
Menurut warga, pembenahan infrastruktur dasar seperti ini tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan keselamatan publik. Apalagi lokasi tersebut berada di jalur yang aktif digunakan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya aktivitas perbaikan di sekitar lokasi. Tim redaksi masih terus menelusuri dan mencari informasi mengenai pihak pemilik sah dari tiang dan kabel yang kini dikeluhkan warga tersebut.


