TOUNA – Tadulakonews.com – Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau, jajaran Polsek Ampana Tete meningkatkan patroli dialogis di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pusungi, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, pada Sabtu (24/10/2026).
Patroli mobile dan dialogis yang dimulai pukul 09.00 WITA itu dipimpin oleh Aiptu Sahabudin bersama Aipda David A. Yusuf dan Bripka Husni B.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Quick Wins 1 Prioritas Kapolri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat” (PBM).
Melalui kegiatan tersebut, personel kepolisian berupaya memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain melakukan pemantauan wilayah, petugas juga berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi, masukan, serta keluhan terkait kondisi keamanan di lingkungan setempat.
Dialog tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengetahui perkembangan situasi kamtibmas sekaligus mengidentifikasi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Kapolsek Ampana Tete, AKP Hartono, mengatakan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Menurutnya, patroli dialogis tidak hanya berfokus pada pemantauan keamanan, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memantau perkembangan situasi kamtibmas, mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Hartono.
Selain menjaga stabilitas keamanan, patroli tersebut juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau.
AKP Hartono secara khusus mengingatkan warga agar mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat terjadi akibat aktivitas pembakaran terbuka.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan api saat membuka maupun membersihkan lahan pertanian dan perkebunan.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga, terutama dalam memasuki musim kemarau ini, agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Langkah ini sangat penting sebagai tindakan antisipasi dan pencegahan Karhutla di wilayah kita,” tegasnya.
Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar risiko kebakaran dapat diminimalkan sejak dini.
Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya indikasi kebakaran atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
Melalui patroli mobile dan dialogis tersebut, Polsek Ampana Tete berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi secara bersama-sama.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polsek Ampana Tete dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.





