
Tadulakonews.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, menegaskan bahwa program prioritas BERANI Makmur menjadi tumpuan utama dalam mendorong pembangunan sektor tanaman pangan dan hortikultura di Sulawesi Tengah.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) kabupaten/kota se-Sulteng yang digelar di Aula Dinas TPH Provinsi, Kamis (30/4).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemaparannya, BERANI Makmur berfokus pada lima langkah utama, yaitu:
- Panen raya melalui intensifikasi dan ekstensifikasi
- Pemberdayaan petani prasejahtera serta penanganan stunting
- Penguatan petani milenial
- Peningkatan kualitas SDM pertanian
- Optimalisasi Brigade Alsintan
Wagub juga mendorong seluruh kepala dinas kabupaten/kota untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam menyiapkan data valid terkait potensi TPH di daerah masing-masing. Data tersebut akan menjadi acuan dalam penyaluran dukungan sumber daya secara tepat sasaran.
“Kalau ada potensi di daerah bapak ibu, sampaikan ke kadis TPH provinsi agar kami bisa memberikan dukungan,” ujar Wagub Reny.
Salah satu potensi yang disoroti adalah durian Sulawesi Tengah yang disebut sebagai “emas berduri” karena memiliki nilai ekonomi strategis dan mampu menembus pasar global. Pada pertengahan April lalu, Sulawesi Tengah kembali mengekspor 459 ton durian beku senilai Rp42,5 miliar ke Tiongkok.
Dengan capaian tersebut, Wagub optimistis bahwa sinergi antardaerah berbasis data dapat menjadi kunci untuk menggali lebih banyak potensi unggulan yang siap bersaing di pasar internasional.
“Mari kita menggali potensi Sulawesi Tengah dengan memberikan data yang valid,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wagub juga meresmikan aplikasi SI GILING (Sistem Informasi Gilingan Padi Terintegrasi) serta Wisma Tani sebagai bagian dari inovasi Dinas TPH Provinsi Sulteng.
Rakor tersebut turut dihadiri oleh Kadis TPH Sulteng Dodot Tinarso, Kadis Cikasda Dr. Andi Ruly Djanggola, serta Kepala Bappeda Drs. Arfan.
(Ro Adpim Setdaprov Sulteng)

