
Tadulakonews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banggai melaksanakan patroli mobile dan kegiatan pengaturan lalu lintas (gatur lalin) di sejumlah gereja di Kota Luwuk pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang sedang melaksanakan Ibadah Minggu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Personel Satlantas disiagakan di sejumlah titik guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta membantu kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah.
Beberapa gereja yang menjadi sasaran pengamanan di antaranya GPDI Calvari, GKLB Sintuwu Maroso, GKLB Bukit Moria, GKLB Bukit Zaitun, dan Gereja Toraja Tongkonan Madatu.
Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, personel juga melaksanakan patroli mobile di sekitar kawasan gereja.
Langkah tersebut bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama kegiatan ibadah berlangsung.
Kapolresta Banggai melalui Kasat Lantas AKP Ade Irvan Rivai Kurnia menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sehingga umat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk.
Ia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari program “Minggu Kasih” yang rutin dilaksanakan jajaran Polri.
Program tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Kabupaten Banggai.
Melalui program tersebut, Polri juga terus menumbuhkan semangat toleransi antarumat beragama.
Kehadiran personel di lokasi ibadah diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
Pengamanan berlangsung sejak sebelum ibadah dimulai hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi keamanan tetap kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi gereja juga terpantau aman, tertib, dan lancar hingga seluruh kegiatan ibadah selesai.

