
Tadulakonews.com – Poso – Kepolisian Sektor (Polsek) Poso Pesisir Selatan kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program swasembada pangan pemerintah.
Pada Kamis pagi (30/4/2026), kegiatan panen raya jagung Kuartal I dilaksanakan di wilayah Pa’da, Desa Malitu, Kecamatan Poso Pesisir Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bhabinkamtibmas Desa Malitu, Brigadir I Made A. Wijana, S.H., turun langsung ke lahan perkebunan warga untuk mendampingi proses panen.
Kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WITA dan berlangsung hingga sekitar pukul 10.40 WITA.
Panen raya ini diikuti dengan antusias oleh anggota Kelompok Tani “Petiro Angkona”.
Lahan yang digunakan merupakan milik pribadi dengan luas sekitar 1,30 hektar.
Jagung tersebut mulai ditanam pada tanggal 12 Januari 2026.
Setelah kurang lebih 3,5 bulan masa tanam, tanaman jagung akhirnya siap dipanen.
Dari hasil panen perdana di kuartal ini, petani berhasil memperoleh produksi sebanyak 1,7 ton jagung.
Hasil tersebut dinilai cukup memuaskan dan menjadi modal penting untuk meningkatkan produksi pada musim tanam berikutnya.
Kehadiran personel Polri di tengah petani bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai bentuk pendampingan aktif.
Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses pertanian berjalan aman, kondusif, serta terhindar dari gangguan keamanan maupun konflik lahan.
Kapolsek Poso Pesisir Selatan, Iptu Arkam, S.H., yang turut memantau kegiatan tersebut menegaskan bahwa keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan bagian dari tugas Bhabinkamtibmas.
Ia menyampaikan bahwa panen ini bukan hanya soal hasil produksi, tetapi juga bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Kapolsek juga menekankan pentingnya pemanfaatan lahan tidur dan optimalisasi lahan produktif guna meningkatkan kesejahteraan petani.
Kegiatan panen raya pun berakhir dalam situasi aman dan terkendali, disertai rasa syukur para petani atas hasil yang diperoleh serta dukungan penuh dari aparat kepolisian setempat.

