Tadulakonews.com – Kepolisian Resor Poso turut ambil bagian dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan secara nasional melalui Zoom Meeting bersama jajaran Polri di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Kabupaten Poso, kegiatan panen dipusatkan di lahan pertanian jagung Desa Maliwuko, Kecamatan Lage, pada Sabtu, 15 Mei 2026.
Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar, S.I.K., hadir langsung di lokasi kegiatan bersama Wakapolres Poso Kompol Suriadi, S.H., M.M., serta sejumlah Pejabat Utama Polres Poso. Kehadiran jajaran kepolisian menunjukkan dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Poso, unsur Forkopimcam Lage, aparat TNI-Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani Desa Maliwuko. Seluruh pihak tampak bersinergi dalam mendukung sektor pertanian di wilayah Kabupaten Poso.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Panen raya dilaksanakan di atas lahan jagung seluas kurang lebih 1,2 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 4 ton jagung pipilan kering. Hasil tersebut menjadi bukti produktivitas pertanian masyarakat di Desa Maliwuko yang terus berkembang.
Kapolres Poso bersama unsur Forkopimcam Lage tampak turun langsung memanen jagung bersama para petani. Kebersamaan tersebut menjadi simbol dukungan dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat tani.
Selain kegiatan panen di lapangan, para peserta juga mengikuti rangkaian kegiatan virtual nasional melalui Zoom Meeting. Dalam kegiatan itu disampaikan berbagai paparan mengenai program ketahanan pangan yang dijalankan Polri.
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri memaparkan sejumlah inovasi pengembangan tanaman pangan serta penggunaan pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Kapolri juga menyampaikan laporan terkait pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang berlangsung di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya nasional memperkuat ketahanan pangan.
Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap stabilitas pangan nasional.
Menurutnya, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan negara sehingga seluruh elemen harus ikut menjaga keberlangsungan produksi pangan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa melalui program Panen Raya Jagung Serentak, Polri tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Kapolres juga menyoroti pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat tani dalam menjaga produktivitas pertanian di Kabupaten Poso.
Pendampingan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lapangan diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan hasil produksi pertanian mereka.
Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga momentum positif dalam mendukung ketahanan pangan agar Kabupaten Poso tetap menjadi daerah yang mandiri dalam sektor pangan.
Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak di Desa Maliwuko berlangsung hingga sekitar pukul 16.30 WITA dalam situasi aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Keberhasilan panen tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.


