Panen Ketahanan Pangan PAUD di Labuhanbatu: Tanamkan Kemandirian Sejak Dini

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Kabupaten – Inovasi program Gema Sahabat Bunda PAUD Labuhanbatu kembali menunjukkan hasil nyata dalam mendukung penguatan karakter dan kemandirian peserta didik sejak usia dini.

Hal ini ditandai dengan kegiatan panen hasil ketahanan pangan yang melibatkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Labuhanbatu, kepala sekolah, guru, serta siswa-siswi di TK Pembina Rantauprapat pada Selasa (31/03/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program yang berfokus pada ketahanan pangan ini memanfaatkan lahan kosong di pekarangan sekolah. Kegiatan tersebut mengintegrasikan pendidikan karakter, kecintaan terhadap lingkungan, serta keterampilan hidup melalui praktik langsung di bidang pertanian.

Para siswa bersama guru secara aktif mengelola kebun sekolah, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga panen hasil pertanian.

Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, SH, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inovasi yang telah dilakukan oleh kepala satuan PAUD dan tenaga pendidik.

“Program ini bukan hanya mengajarkan anak-anak tentang bercocok tanam, tetapi juga menanamkan nilai kerja sama, tanggung jawab, dan kemandirian sejak dini,” ujarnya.

Kegiatan panen yang berlangsung penuh semangat ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, pendidik, dan peserta didik dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

Hasil panen yang diperoleh tidak hanya dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan.

Guru-guru yang terlibat mengungkapkan bahwa program ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak, baik dari aspek kognitif, sosial, maupun emosional. Sementara itu, para siswa terlihat antusias dan bangga dapat terlibat langsung dalam proses menghasilkan bahan pangan.

Ke depan, program Gema Sahabat Bunda PAUD Labuhanbatu diharapkan terus dikembangkan dan menjadi model inspiratif bagi daerah lain dalam mengintegrasikan pendidikan usia dini dengan isu-isu strategis, seperti ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karnaval Budaya Meriahkan HUT ke-62 Sulawesi Tengah, Gubernur Tekankan Pendidikan dan Pelestarian Budaya
Polisi Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Parigi Moutong, Sejumlah Fasilitas Dimusnahkan
Polisi Amankan Pelaku Dugaan Peredaran Narkoba di Morowali Utara, Sita 25,23 Gram Sabu
29 Pendaki Sempat Hilang di Gunung Desa Saluaba, Seluruhnya Berhasil Dievakuasi dengan Selamat
Sat Lantas Polres Tojo Una Una Gelar Strong Point Pagi untuk Kelancaran Aktivitas Masyarakat
Pria Diduga Mencuri di Palu Diamankan Warga, Ternyata Berstatus ODGJ
Satpol PP Sulteng Jadi Penopang Kelancaran HUT ke-62 Sulawesi Tengah
Pemuda di Sigi Ditangkap, Polisi Amankan 36 Paket Diduga Sabu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 23:04 WIB

Karnaval Budaya Meriahkan HUT ke-62 Sulawesi Tengah, Gubernur Tekankan Pendidikan dan Pelestarian Budaya

Senin, 13 April 2026 - 20:38 WIB

Polisi Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Parigi Moutong, Sejumlah Fasilitas Dimusnahkan

Senin, 13 April 2026 - 16:52 WIB

Polisi Amankan Pelaku Dugaan Peredaran Narkoba di Morowali Utara, Sita 25,23 Gram Sabu

Senin, 13 April 2026 - 13:19 WIB

29 Pendaki Sempat Hilang di Gunung Desa Saluaba, Seluruhnya Berhasil Dievakuasi dengan Selamat

Senin, 13 April 2026 - 13:12 WIB

Sat Lantas Polres Tojo Una Una Gelar Strong Point Pagi untuk Kelancaran Aktivitas Masyarakat

Berita Terbaru