Dugaan Minimnya Transparansi Keuangan di SMPN 2 Tanjung Raja Jadi Sorotan

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love
Oplus_131072

Tadulakonews.com – Lampung Utara – Dugaan kurangnya transparansi dalam pengelolaan keuangan mencuat di SMPN 2 Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara.

Isu ini mencuat setelah adanya keterangan dari bendahara sekolah, Dwi Ika, yang mengaku tidak pernah memegang dana keuangan sekolah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya dikonfirmasi oleh awak media terkait sistem pengelolaan keuangan di sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dwi Ika mengungkapkan bahwa seluruh pengelolaan dana sepenuhnya berada di tangan kepala sekolah.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat secara langsung dalam pengelolaan ataupun penggunaan anggaran sekolah.

“Saya tidak pernah pegang dana atau uang sekolah, semua dipegang oleh kepala sekolah,” ujarnya.

Keterangan tersebut kemudian menimbulkan berbagai pertanyaan terkait mekanisme pengelolaan keuangan di lingkungan sekolah.

Pasalnya, dalam sistem administrasi yang baik, bendahara seharusnya memiliki peran penting dalam pengelolaan dan pencatatan keuangan.

Kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang seharusnya diterapkan di institusi pendidikan.

Selain persoalan keuangan, kondisi administrasi sekolah juga menjadi perhatian.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, tidak ditemukan papan nama guru maupun data siswa yang biasanya terpampang di area kantor sekolah.

Padahal, informasi tersebut merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik yang penting bagi masyarakat.

Ketiadaan data tersebut dinilai mengurangi akses informasi bagi wali murid maupun pihak lain yang berkepentingan.

Hal ini juga dianggap tidak sesuai dengan standar transparansi yang seharusnya diterapkan di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Tanjung Raja, Merita Diana, hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi terkait pernyataan bendahara maupun kondisi administrasi tersebut.

Masyarakat berharap adanya klarifikasi dari pihak sekolah serta perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara untuk melakukan evaluasi dan pembinaan agar tata kelola sekolah berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta
Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat
PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan
PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil
Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik
Polres Poso Ungkap Kasus Narkotika Sabu di Desa Tangkura, Dua Tersangka Diamankan
Polsek Batui Amankan Pria Pelaku Penganiayaan terhadap Ibu Kandung
Nelayan di Banggai Diserahkan ke JPU Kasus Penyalahgunaan Sabu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:21 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta

Jumat, 17 April 2026 - 06:17 WIB

Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan

Kamis, 16 April 2026 - 18:37 WIB

PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil

Kamis, 16 April 2026 - 18:28 WIB

Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik

Berita Terbaru