Tadulakonews.com – Polres poso – melaksanakan pengamanan dan pengawalan kegiatan audiensi antara Forum Pembela Masyarakat Cinta Damai (FPMCD) bersama Persatuan Sopir Truk Kabupaten Poso dengan pihak Fuel Terminal Poso terkait kelangkaan BBM jenis solar subsidi di Kabupaten Poso, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Depot Pertamina Patra Niaga Poso yang berada di Jalan Pulau Batam, Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso Kota.
Audiensi diikuti sekitar 40 sopir truk dari berbagai wilayah di Kabupaten Poso, antara lain Kecamatan Poso Kota, Poso Kota Utara, Poso Kota Selatan, Poso Pesisir, dan Poso Pesisir Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum menuju lokasi audiensi, para sopir truk bersama Ketua Forum Pembela Masyarakat Cinta Damai (FPMCD), Muhaimin Yunus Hadi, S.E., terlebih dahulu melaksanakan konsolidasi di rumah koordinator lapangan.
Pertemuan tersebut membahas berbagai aspirasi terkait sulitnya memperoleh BBM solar subsidi di sejumlah SPBU dalam Kota Poso.
Dalam audiensi, Ketua FPMCD menyampaikan keluhan para sopir truk yang selama beberapa tahun terakhir kesulitan mendapatkan solar subsidi karena stok di SPBU sering kosong.
Akibat kondisi tersebut, para sopir terpaksa membeli solar eceran dengan harga yang jauh lebih tinggi dibanding harga subsidi.
Kenaikan harga BBM eceran itu berdampak langsung pada meningkatnya biaya operasional angkutan barang dan jasa di wilayah Kabupaten Poso.
Para sopir truk juga meminta adanya mekanisme khusus penyaluran solar subsidi bagi kendaraan truk yang telah terdata secara resmi.
Mereka mengusulkan agar distribusi dilakukan secara bertahap dan terjadwal pada malam hari guna mengurangi antrean panjang dan penumpukan kendaraan di SPBU.
Pimpinan Fuel Terminal Manager Poso PT Pertamina Patra Niaga, Ringga Permana, menjelaskan bahwa penyaluran BBM subsidi dilakukan berdasarkan kuota yang telah ditetapkan oleh BPH Migas sesuai usulan pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa pihak Pertamina hanya bertugas sebagai penyalur BBM sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, pengawasan distribusi BBM subsidi berada di bawah kewenangan pemerintah daerah bersama pihak pengawasan terkait lainnya.
Pengamanan kegiatan dilakukan personel Polres Poso bersama guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Kasi Humas Polres Poso AKP Rianto Hilian mengatakan bahwa pihak kepolisian hadir untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan hukum.
Kegiatan audiensi berakhir sekitar pukul 11.25 Wita dan seluruh peserta membubarkan diri dengan tertib. Hingga kegiatan selesai, situasi di sekitar lokasi tetap aman, lancar, dan kondusif.


