
Tadulakonews.com – Palu – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar Parluhutan Sianipar, memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Resor Militer (Danrem) 132/Tadulako. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026, dengan suasana yang penuh khidmat.
Jabatan Danrem 132/Tadulako secara resmi diserahterimakan dari Brigjen TNI Deni Gunawan, S.E. kepada Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayat, S.HL., M.Sc., Psc. Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian penting dalam dinamika organisasi TNI AD.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Upacara sertijab yang dirangkaikan dengan Tradisi Satuan tersebut berlangsung di Aula Manggala Sakti Kodam XXIII/Palaka Wira. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan penuh makna.
Prosesi sertijab ditandai dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan. Selain itu, dilakukan pula penyerahan tongkat komando sebagai simbol kepemimpinan.
Penyerahan Dhuaja Korem 132/Tadulako turut menjadi bagian penting dalam prosesi. Hal ini melambangkan peralihan wewenang dan tanggung jawab secara resmi dari pejabat lama kepada pejabat baru.
Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan ucapan selamat kepada Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayat. Ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa inovasi serta semangat baru bagi Korem 132/Tadulako.
Pangdam juga menekankan pentingnya tanggung jawab serta penguatan fungsi teritorial. Hal ini dinilai penting dalam mendukung visi Kodam XXIII/Palaka Wira untuk menjaga kedaulatan wilayah.
Selain itu, Pangdam turut menyampaikan apresiasi kepada Brigjen TNI Deni Gunawan. Ucapan terima kasih diberikan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama memimpin Korem 132/Tadulako.
Ia juga menyampaikan selamat atas jabatan baru yang akan diemban oleh Brigjen TNI Deni Gunawan di jajaran Kostrad. Harapannya, pengalaman yang dimiliki dapat terus memberikan kontribusi bagi institusi.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Kodam XXIII/Palaka Wira, perwakilan prajurit, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Acara ditutup dengan foto bersama, pemberian cendera mata, dan ramah tamah sebagai bentuk penghormatan serta penyambutan.

