
Tadulakonews.com – POSO – Kepolisian Sektor Pamona Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penanaman jagung hibrida Kuartal II Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Tendeadongi, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Jumat (29/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penanaman berlangsung di lahan perkebunan masyarakat binaan Polri yang berada di lokasi Buyun Taripa.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WITA dan melibatkan berbagai unsur pemerintah serta masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ps. Panit 2 Binmas Polsek Pamona Utara AIPTU Markus Mentaruk yang mewakili Kapolsek Pamona Utara AKP Risdiyanto.
Selain itu, hadir pula Sekretaris Lurah Tendeadongi Ester Tetari, S.E., bersama Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Pamona Utara Aryanto E. Purasongka, S.ST.
Sejumlah personel Polsek Pamona Utara dan warga sekitar juga ikut ambil bagian dalam proses penanaman jagung tersebut.
Lahan pertanian milik Ruben Sinar dengan luas kurang lebih satu hektar menjadi lokasi penanaman bibit jagung unggul Hibrida Bisi-18.
Jenis jagung tersebut dikenal memiliki tingkat produktivitas tinggi dan tahan terhadap serangan hama.
Dalam pelaksanaannya, personel Polri bersama masyarakat turun langsung melakukan penanaman bibit jagung di lahan pertanian.
Kapolsek Pamona Utara AKP Risdiyanto mengatakan keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi upaya nyata untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di wilayah pedesaan.
Ia mengapresiasi semangat warga dalam memanfaatkan lahan pertanian yang ada untuk kegiatan produktif.
Kapolsek juga menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan penyuluh pertanian dalam mendampingi masyarakat.
Melalui kehadiran personel Bhabinkamtibmas dan Binmas di tengah masyarakat, Polri ingin memperkuat kemitraan sekaligus memberikan motivasi kepada para petani.
Kegiatan penanaman jagung hibrida tersebut berlangsung aman dan lancar hingga selesai sekitar pukul 10.35 WITA, dan selanjutnya proses perawatan tanaman akan terus dilakukan dengan pendampingan pihak terkait.

