Polres Parigi Moutong Bersama TNI dan BPBD Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Avolua

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PARIGI MOUTONG – Tadulakonews.com – Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong bersama TNI, BPBD, pemerintah setempat, dan sejumlah instansi terkait bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda sejumlah rumah warga di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan evakuasi dan pembersihan lokasi banjir dimulai sekitar pukul 08.30 WITA. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat aparat dalam membantu masyarakat sekaligus memastikan kondisi lingkungan pascabanjir segera ditangani.

Di lokasi, personel Polres Parigi Moutong dipimpin langsung Kabag Ops Polres Parigi Moutong Kompol Sugianto, S.HI., bersama Kasat Samapta Polres Parigi Moutong IPTU Arman, S.H., Kapolsek Parigi IPTU Jusman Bakri, S.H., serta Kapolsubsektor Parigi Utara IPDA Andri J. Terok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Personel gabungan tidak hanya melakukan evakuasi terhadap warga dari lokasi terdampak, tetapi juga membantu membersihkan material dan lumpur yang mengotori rumah serta lingkungan permukiman akibat banjir.

Kabag Ops Polres Parigi Moutong Kompol Sugianto, S.HI., mengatakan kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri untuk memberikan perlindungan dan pelayanan secara langsung, terutama saat masyarakat menghadapi situasi bencana.

“Kami bersama TNI, BPBD, pemerintah dan seluruh unsur terkait bergerak bersama untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. Prioritas kami adalah keselamatan warga, kemudian membantu membersihkan lingkungan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” ujar Kompol Sugianto.

Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan sinergi dan kecepatan dari seluruh unsur yang terlibat. Karena itu, personel di lapangan terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan situasi serta mengambil langkah yang diperlukan apabila kondisi kembali memburuk.

“Dalam situasi bencana, tidak boleh ada sekat antarinstansi. Semua harus bergerak cepat, bersinergi dan hadir untuk masyarakat,” tegasnya.

Kompol Sugianto juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan, terutama apabila kondisi cuaca kembali memburuk.

“Kami mengimbau warga tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan serta segera melaporkan apabila membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Kehadiran personel gabungan di Desa Avolua menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat proses penanganan dan pemulihan setelah banjir melanda permukiman warga.

Selain memastikan keselamatan masyarakat, petugas juga membantu mengembalikan kondisi rumah dan lingkungan agar dapat kembali digunakan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sinergi antara Polres Parigi Moutong, TNI, BPBD, Polsek Parigi, Polsubsektor Parigi Utara, pemerintah setempat, dan instansi terkait menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat saat menghadapi bencana.

Koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan guna memastikan perkembangan situasi di wilayah terdampak dapat dipantau secara optimal dan kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

Bagi Polri, penanganan bencana bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga bagian dari upaya memastikan masyarakat tidak menghadapi situasi sulit seorang diri.

Polres Parigi Moutong berkomitmen untuk terus hadir, bergerak, dan bekerja bersama seluruh unsur serta masyarakat dalam menangani dampak bencana dan mempercepat pemulihan kondisi pascabanjir.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMP Negeri 4 Sindue Rampungkan Revitalisasi Sekolah 100 Persen, Anggaran APBN 2026 Capai Rp2,1 Miliar
SMP Negeri 4 Sindue Terima Alokasi APBN 2026 Rp2,1 Miliar untuk Revitalisasi dan Peningkatan Fasilitas Sekolah
SMPN SATAP 6 Sojol Terima Anggaran APBN Rp678 Juta untuk Rehabilitasi Gedung dan Pengadaan Mobiler
Minggu Kasih di Gereja Syalom Meko, Kapolsek Pamona Barat Tampung Aspirasi Warga dan Sosialisasikan Pencegahan Bullying
Kapolsek Poso Pesisir Utara Ajak Anak Sekolah Minggu Cegah Bullying Melalui Program Minggu Kasih
Kapolsek Pamona Timur Hadiri Minggu Kasih di GPDI Semirna, Jemaat Sampaikan Keluhan Pencurian Ternak
Festival Danau Poso ke-26 Tahun 2026 Resmi Ditutup, Pengamanan Berlangsung Aman dan Kondusif
Kapolres Sigi Hadiri Peresmian PLTD 50 MW di Desa Sidera, Dukung Penguatan Pasokan Listrik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:43 WIB

SMP Negeri 4 Sindue Rampungkan Revitalisasi Sekolah 100 Persen, Anggaran APBN 2026 Capai Rp2,1 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:13 WIB

SMP Negeri 4 Sindue Terima Alokasi APBN 2026 Rp2,1 Miliar untuk Revitalisasi dan Peningkatan Fasilitas Sekolah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:48 WIB

SMPN SATAP 6 Sojol Terima Anggaran APBN Rp678 Juta untuk Rehabilitasi Gedung dan Pengadaan Mobiler

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Minggu Kasih di Gereja Syalom Meko, Kapolsek Pamona Barat Tampung Aspirasi Warga dan Sosialisasikan Pencegahan Bullying

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kapolsek Poso Pesisir Utara Ajak Anak Sekolah Minggu Cegah Bullying Melalui Program Minggu Kasih

Berita Terbaru