
Tadulakonews.com – Palu – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah melalui Direktorat Samapta bergerak cepat melaksanakan patroli dan pengecekan di sejumlah wilayah yang terdampak gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa pagi.
Patroli dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif setelah gempa yang dirasakan di Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kota Palu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, personel Direktorat Samapta menyasar sejumlah titik yang mengalami peningkatan aktivitas masyarakat pascagempa.
Salah satu fokus pengamanan dilakukan di SPBU Jalan Moh. Yamin yang mengalami peningkatan antrean kendaraan untuk pengisian bahan bakar minyak.
Pengaturan lalu lintas juga dilakukan di SPBU Jalan I Gusti Ngurah Rai guna mengurai kemacetan akibat penumpukan kendaraan yang hendak mengisi BBM.
Selain melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, personel Direktorat Samapta turut melaksanakan pengecekan terhadap sejumlah bangunan yang terdampak gempa.
Salah satu lokasi yang diperiksa adalah Kafe Paskop yang berada di Jalan Tanjung Manimbaya, Kota Palu.
Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengelola usaha agar tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan.
Imbauan tersebut disampaikan karena masih terjadi beberapa kali gempa susulan yang berpotensi menimbulkan risiko bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, tidak ditemukan adanya korban jiwa akibat peristiwa gempa tersebut.
Meski demikian, sejumlah kerugian material dilaporkan terjadi di beberapa lokasi yang terdampak dan masih dalam proses pendataan.
Polda Sulawesi Tengah terus melakukan pemantauan dan patroli di wilayah terdampak untuk memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga.
Petugas juga mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dapat muncul pascabencana.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial.
Warga juga diminta untuk selalu waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti arahan pemerintah dan petugas di lapangan.
Polda Sulawesi Tengah berharap situasi tetap aman dan kondusif, tidak ada korban akibat gempa susulan, serta masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dengan rasa aman dan nyaman.

