Penganiayaan Saudara Kandung di Parigi Moutong, Korban Luka Serius

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Peristiwa penganiayaan berat mengguncang warga Dusun IV, Desa Malino, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong, yang melibatkan dua saudara kandung.

Insiden terjadi pada Senin malam (25/5/2026) sekitar pukul 20.00 Wita di halaman rumah keluarga mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban berinisial JE (26) mendatangi rumah untuk meminjam sepeda motor milik kakak perempuan mereka, Sarija.

Namun saat itu kendaraan yang hendak dipinjam tidak berada di tempat.

Setelah mengetahui motor tidak ada, korban kemudian keluar rumah sambil mengucapkan kata-kata kasar yang terdengar oleh pelaku dari dalam rumah.

Emosi pelaku AR (22) memuncak setelah mendengar ucapan tersebut.

Pelaku kemudian mengambil sebilah parang dan langsung mengejar korban hingga terjatuh di halaman rumah.

Dalam kondisi tersebut, pelaku mengayunkan parang ke arah tubuh korban beberapa kali.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka serius di bagian rusuk kiri, tulang kering kaki kiri, serta punggung kaki hingga menyebabkan pendarahan hebat.

Warga yang melihat kejadian langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Ongka sekitar pukul 20.05 Wita untuk mendapatkan pertolongan medis.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban kemudian dirujuk ke RS Tombolotutu Tinombo sekitar pukul 21.00 Wita karena luka yang cukup parah.

Tidak lama setelah kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat ke lokasi untuk mengamankan situasi.

Bhabinkamtibmas Desa Ongka bersama personel Polsek Bolano Lambunu berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sebilah parang di rumah pelaku sekitar pukul 21.05 Wita.

Kapolsek Bolano Lambunu, Iptu Nyoman Jayus Mulyawan, menyebut pihaknya langsung mengambil langkah cepat untuk mengendalikan situasi di lokasi kejadian.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut juga dilakukan untuk mencegah potensi konflik lanjutan antar keluarga.

Kapolsek juga mengimbau keluarga korban dan masyarakat agar tidak terpancing emosi serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mendalami motif kejadian serta memantau kondisi korban yang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Madani Luncurkan BESTI, Perluas Akses Layanan Kesehatan Jiwa di Sulawesi Tengah
Wagub Sulteng Ajak Masyarakat Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Pap Smear Gratis
Polsek Lore Utara Bersama TNI dan Warga Padamkan Karhutla Seluas 5 Hektare di Wuasa
SAT SAMAPTA POLRES POSO GELAR PATROLI DIALOGIS, AJAK WARGA BERSAMA JAGA KAMTIBMAS
Polres Poso Gelar Apel Pasukan, Operasi Patuh Tinombala 2026 Resmi Dimulai
Operasi Gabungan di Poso, Tujuh Orang Terindikasi Positif Narkotika
Polres Poso Serahkan 20 Penyalahguna Narkoba ke BNNK untuk Jalani Rehabilitasi
Wakapolres Poso Pimpin Pengaturan Lalu Lintas Pagi, Wujudkan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

RSUD Madani Luncurkan BESTI, Perluas Akses Layanan Kesehatan Jiwa di Sulawesi Tengah

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Wagub Sulteng Ajak Masyarakat Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Pap Smear Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Polsek Lore Utara Bersama TNI dan Warga Padamkan Karhutla Seluas 5 Hektare di Wuasa

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:36 WIB

SAT SAMAPTA POLRES POSO GELAR PATROLI DIALOGIS, AJAK WARGA BERSAMA JAGA KAMTIBMAS

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Polres Poso Gelar Apel Pasukan, Operasi Patuh Tinombala 2026 Resmi Dimulai

Berita Terbaru