
Tadulakonews.com – Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Loli Pesua, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, telah mencapai progres 60 persen. Proyek ini menjadi langkah maju yang signifikan dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
KDMP merupakan program yang didukung penuh oleh pemerintah pusat dengan tujuan memperkuat ekonomi desa. Selain itu, keberadaan koperasi ini diharapkan mampu menyediakan kebutuhan pokok masyarakat serta membuka peluang lapangan kerja baru bagi warga setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Loli Pesua, Rusman, menyampaikan bahwa pembangunan gerai dan fasilitas pergudangan KDMP terus dipacu agar dapat selesai tepat waktu. Ia menargetkan pengerjaan dapat rampung maksimal dalam waktu tiga bulan sejak peletakan batu pertama.
Menurut Rusman, percepatan pembangunan fisik menjadi prioritas agar manfaat KDMP dapat segera dirasakan oleh masyarakat desa. Hal ini sejalan dengan semangat pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan yang tengah digalakkan.
Selain pembangunan fisik, KDMP Desa Loli Pesua juga dirancang untuk mengadopsi sistem digital. Pengelolaan koperasi akan menggunakan sistem manajemen digital seperti SIM dan CopDES untuk meningkatkan efisiensi administrasi serta pengelolaan potensi desa.
Digitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan koperasi. Dengan demikian, KDMP dapat berkembang menjadi lembaga ekonomi desa yang modern dan berdaya saing.
Program KDMP sendiri merupakan bagian dari target nasional pemerintah, di mana ribuan koperasi desa sedang dibangun dan didata di seluruh Indonesia. Inisiatif ini menjadi upaya besar dalam mendorong pemerataan ekonomi hingga ke pelosok desa.
Rusman berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga mencapai 100 persen. Ia juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak agar KDMP benar-benar memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat Desa Loli Pesua.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan gerai KDMP melibatkan tenaga kerja sebanyak 14 orang. Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari TNI melalui Babinsa, sehingga proses pengerjaan berjalan lebih tertib dan terarah.
Di akhir kegiatan, dilakukan sesi foto bersama antara aparat desa dan para pekerja pembangunan. Kebersamaan ini menjadi simbol harapan bahwa kehadiran KDMP akan membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi Desa Loli Pesua.

