SIGI – Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) III Nahdlatul Ulama Kabupaten Sigi yang berlangsung di Yayasan Pondok Pesantren An-Nahdliyyah Daarus Shohabah, Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru, Rabu (3/6/2026).
Kehadiran Kapolres Sigi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peran ulama dan organisasi keagamaan dalam membangun masyarakat yang harmonis, religius, serta berorientasi pada kemajuan daerah.
Konfercab III NU Kabupaten Sigi mengusung tema “Khidmat Nahdlatul Ulama untuk Kemajuan Peradaban Kabupaten Sigi”. Tema tersebut mencerminkan komitmen organisasi dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting di Kabupaten Sigi, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, serta para pengurus Nahdlatul Ulama dari berbagai wilayah.
Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sigi.
Selain itu, jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Tengah juga hadir untuk memberikan dukungan dan arahan dalam pelaksanaan konferensi.
Para tokoh agama dan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sigi tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang menjadi agenda penting organisasi tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Sigi didampingi oleh Kasat Intelkam Polres Sigi, Kapolsek Biromaru, serta sejumlah personel pengamanan yang bertugas menjaga kelancaran acara.
Kehadiran jajaran Polres Sigi tidak hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.
Menurut Kapolres Sigi, sinergi antara ulama, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa Konfercab NU merupakan momentum strategis untuk memperkuat kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Konfercab NU menjadi momentum memperkuat sinergi ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas serta mendukung kemajuan Kabupaten Sigi,” ujar AKBP Kari Amsah Ritonga usai kegiatan.
Melalui forum tersebut, berbagai gagasan dan program kerja organisasi dibahas untuk menjawab tantangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
Konfercab juga menjadi sarana konsolidasi organisasi guna memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Diharapkan hasil konferensi dapat melahirkan program-program yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta memperkuat kontribusi NU dalam pembangunan daerah.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang terbangun dalam Konfercab III NU Kabupaten Sigi, diharapkan tercipta langkah-langkah strategis yang mampu mendukung terwujudnya Kabupaten Sigi yang religius, harmonis, maju, dan berkelanjutan.


