Tadulakonews.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (25/5/2026), menyebabkan banjir yang merusak jembatan penghubung antara Dusun III dan Dusun IV Desa Sibalago.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WITA setelah hujan lebat mengguyur kawasan itu sejak pukul 15.30 WITA.
Derasnya arus sungai akibat meningkatnya debit air membuat jembatan penghubung antar dusun jebol dan tidak dapat dilalui warga maupun kendaraan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat kerusakan itu, akses transportasi masyarakat sempat terputus total dan aktivitas warga terganggu.
Meski demikian, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Menerima laporan kejadian, personel Polsek Ampibabo Polres Parigi Moutong segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
Aparat kepolisian bekerja sama dengan pemerintah desa, Babinsa, dan masyarakat setempat untuk membuka kembali akses warga.
Dengan semangat gotong royong, warga bersama aparat membuat jembatan sementara menggunakan batang pohon kelapa.
Jembatan darurat tersebut dibuat agar kendaraan roda dua tetap dapat melintas.
Kasi Humas Polres Parigi Moutong, IPTU Arbit, mengatakan langkah cepat yang dilakukan personel merupakan bentuk respons tanggap darurat membantu masyarakat terdampak banjir.
Menurut IPTU Arbit, personel Polsek Ampibabo langsung bergerak ke lokasi begitu menerima informasi adanya jembatan yang jebol akibat banjir.
Ia menyebutkan penanganan sementara dilakukan agar akses masyarakat tidak terputus sepenuhnya.
Selain itu, aparat kepolisian masih terus memantau kondisi di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Masyarakat juga diimbau tetap waspada mengingat intensitas hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.
IPTU Arbit menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan pihak kepolisian akan terus bersinergi dengan semua pihak dalam penanganan dampak bencana.
Saat ini kendaraan roda dua sudah dapat melintas melalui jembatan darurat, sementara warga berharap adanya penanganan permanen dari instansi terkait agar akses penghubung antar dusun kembali normal dan aman dilalui.


