
Tadulakonews.com – Kebakaran lahan pohon sagu terjadi di kawasan Uwe Gusu, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Kobaran api yang cepat membesar akibat cuaca terik dan tiupan angin kencang merembet hingga membakar satu unit rumah semi permanen milik warga.
Rumah yang terbakar diketahui milik Nurwiah (48), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Uwe Gusu, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Tawaeli IPTU Zulham Abdillah, S.Sos., mengatakan api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Jeddah (42), nelayan asal Huntap Mandiri Mamboro.
Saat itu, saksi melihat asap putih mengepul dari arah lahan sagu yang berjarak sekitar 60 meter dari permukiman warga.
Menurut keterangan saksi, api dengan cepat membesar akibat angin kencang dan kondisi cuaca yang panas.
Kobaran api kemudian merembet hingga membakar rumah semi permanen milik warga yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Warga sekitar bersama penghuni Huntap Mandiri sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya.
Mereka juga menebang pohon pisang di sekitar lokasi untuk mencegah api meluas ke area permukiman lainnya.
Sekitar pukul 14.25 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran dari UPTD Damkar Kecamatan Tawaeli tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.
Tidak lama kemudian, tiga unit Damkar Kota Palu dan satu unit Damkar Provinsi Sulawesi Tengah turut membantu proses pemadaman api.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.35 Wita.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp10 juta.
IPTU Zulham Abdillah mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu kebakaran yang lebih luas.
Ia menegaskan, pembakaran lahan saat cuaca panas dan angin kencang sangat membahayakan lingkungan serta keselamatan warga di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, api diduga berasal dari pembakaran rumput kering di area kebun yang berada di sebelah utara hutan sagu. Polisi masih melakukan pendalaman terkait dugaan tersebut.


