
Tadulakonews.com – Arus lalu lintas di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Didiri, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso, sempat mengalami kemacetan panjang pada Selasa pagi (28/4/2026).
Kemacetan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 6 kilometer dan terjadi sejak pagi hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa ini berlangsung di jalur yang menghubungkan Tentena menuju Taripa.
Penyebab utama kemacetan adalah sebuah kendaraan yang terperosok di area proyek galian pelebaran jalan.
Kondisi jalan yang licin akibat tanah basah membuat kendaraan kehilangan kendali.
Akibatnya, kendaraan tersebut melintang dan menutupi sebagian badan jalan.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 07.30 WITA dan langsung berdampak pada arus lalu lintas.
Antrean kendaraan pun tidak terhindarkan, mulai dari sepeda motor hingga truk.
Bahkan, arus lalu lintas sempat terhenti total untuk beberapa waktu.
Menanggapi kejadian tersebut, personel Polsek Pamona Timur segera menuju lokasi.
Penanganan di lapangan dipimpin oleh Kanit Patroli Aiptu Jhon Saluk bersama tiga anggota lainnya.
Petugas langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian.
Selain itu, mereka juga membantu proses evakuasi kendaraan yang terperosok.
Untuk mengurai kemacetan, diterapkan sistem buka-tutup jalan secara bergantian.
Langkah ini dilakukan guna mencegah terjadinya kecelakaan susulan.
Kapolsek Pamona Timur, Rivan S. Turuka, turut memantau langsung situasi di lapangan.
Ia menegaskan bahwa pihaknya selalu siap siaga dalam mengantisipasi gangguan lalu lintas, khususnya di titik rawan.
Menurutnya, kondisi jalan di area pelebaran memang sangat rentan, terutama saat licin karena cuaca.
Setelah menerima laporan, personel langsung bergerak cepat ke lokasi.
Prioritas utama adalah keselamatan pengguna jalan serta percepatan normalisasi arus lalu lintas.
Berkat kesigapan petugas, kondisi lalu lintas berangsur membaik.
Sekitar pukul 10.00 WITA, arus kendaraan di Desa Didiri kembali lancar.
Meski demikian, personel kepolisian tetap berjaga di lokasi.
Hal ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolsek juga mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati.
Pengendara diminta mengurangi kecepatan saat melintasi area proyek.
Selain itu, penting untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan.
Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan.

