
Tadulakonews.com – Komitmen menghadirkan pemerintahan yang terbuka dan responsif terus diwujudkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menyediakan waktu khusus selepas salat subuh di Masjid Bappeda Provinsi Sulteng.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Waktu tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.
Langkah ini menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan publik dengan masyarakat.
Selain layanan tatap muka, pemerintah provinsi juga menghadirkan layanan pengaduan melalui BERANI Samporoa.
Masyarakat dapat menyampaikan aduan melalui nomor telepon atau WhatsApp di 0811-666-2222.
Hal ini disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Rudi Dewanto, S.E., M.M.
Ia mewakili gubernur dalam acara Halal Bi Halal Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Santika pada Minggu, 19 April.
Menurutnya, penyampaian aspirasi secara langsung maupun melalui media komunikasi diharapkan mampu memangkas jalur birokrasi.
Dengan demikian, aduan masyarakat dapat lebih cepat diteruskan kepada perangkat daerah yang berwenang.
Ia juga mempersilakan masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Kesempatan terbuka baik melalui pertemuan subuh maupun layanan BERANI Samporoa.
Dalam kesempatan itu, Asisten Rudi turut mengajak warga memaknai halal bi halal lebih dari sekadar tradisi tahunan.
Momentum tersebut diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen membangun daerah.
Ia menambahkan bahwa silaturahmi juga menjadi jalan untuk memperoleh berkah umur panjang dan rezeki.
Menutup sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas peresmian Sanggar Seni KKIG.
Peresmian tersebut dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan kebudayaan dan pembangunan inklusif di Sulawesi Tengah.

