Pawai Ogoh-Ogoh Meriah Sambut Nyepi di Poso Pesisir Utara

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Poso – Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu di Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, menggelar pawai ogoh-ogoh pada Rabu (18/3/2026) mulai pukul 16.00 WITA.

Kegiatan ini berlangsung meriah dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai desa dan mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pawai ogoh-ogoh dilaksanakan di beberapa desa, di antaranya Desa Tobe, Desa Bakti Agung, Desa Tambarana, dan Desa Maranda.

Masing-masing desa mengarak ogoh-ogoh dengan rute yang melintasi jalan Trans Sulawesi serta jalan lingkungan sekitar.

Arak-arakan tersebut kemudian berakhir di lokasi pekuburan untuk melaksanakan prosesi pembakaran ogoh-ogoh.

Jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan ini cukup besar dan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi.

Di Desa Tobe tercatat sekitar 400 peserta ikut ambil bagian dalam pawai tersebut.

Sementara itu, Desa Bakti Agung dan Desa Tambarana masing-masing melibatkan sekitar 500 peserta.

Adapun di Desa Maranda, jumlah peserta yang turut serta mencapai sekitar 200 orang.

Besarnya jumlah peserta menjadi perhatian khusus aparat keamanan karena berpotensi menimbulkan kerawanan.

Potensi tersebut antara lain kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan dilakukan oleh personel Polsek Poso Pesisir Utara.

Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Poso Pesisir Utara IPTU I Kadek Agus Hermanta, S.H.

Selain kepolisian, pengamanan juga melibatkan Pramuka SMU 1 Poso Pesisir Utara, Linmas, serta Pecalang sebagai pengamanan adat.

Kapolsek menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu, mulai dari pengaturan arus lalu lintas hingga pengawasan di titik-titik keramaian.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah preventif melalui koordinasi dengan panitia, tokoh agama, dan penyelenggara di masing-masing desa.

Rangkaian kegiatan pawai ogoh-ogoh berakhir pada pukul 20.30 WITA dengan prosesi pembakaran sebagai simbol penyucian diri dari energi negatif, dan seluruh kegiatan berlangsung aman, lancar, serta kondusif.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Perdana Menjabat, Kapolresta Banggai Pimpin Apel dan Tekankan Inovasi serta Profesionalisme
Kasat Binmas Polres Tojo Una Una Edukasi Pelajar SDN 7 Ampana Kota tentang Disiplin dan Anti-Bullying
Kapolda Sulteng Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan SPKT TA 2026 di SPN Donggala
Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Bupati Berau Janji Tindak Lanjuti Catatan DPRD
Bupati Berau Pilih No Comment Terkait Tiga Laporan AMPPH Kaltim ke Kejati
Polda Kaltim Resmi Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan SPKT TA 2026
Polres Kukar Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tenggarong
Pemkab Berau Perkuat Perlindungan UMKM Melalui Program BPJS Ketenagakerjaan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:29 WIB

Hari Perdana Menjabat, Kapolresta Banggai Pimpin Apel dan Tekankan Inovasi serta Profesionalisme

Senin, 20 Juli 2026 - 18:24 WIB

Kasat Binmas Polres Tojo Una Una Edukasi Pelajar SDN 7 Ampana Kota tentang Disiplin dan Anti-Bullying

Senin, 20 Juli 2026 - 18:19 WIB

Kapolda Sulteng Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan SPKT TA 2026 di SPN Donggala

Senin, 20 Juli 2026 - 17:51 WIB

Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Bupati Berau Janji Tindak Lanjuti Catatan DPRD

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Bupati Berau Pilih No Comment Terkait Tiga Laporan AMPPH Kaltim ke Kejati

Berita Terbaru