MOROWALI UTARA – Tadulakonews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan sebanyak 5.000 paket sembako kepada masyarakat Kabupaten Morowali Utara melalui program Berani Berbagi. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah tekanan inflasi.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kompleks Kantor Bupati Morowali Utara, Jumat (23/10/2026).
Program Berani Berbagi menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan dukungan nyata dalam menghadapi tantangan ekonomi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur Anwar Hafid mengatakan, bantuan sembako tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama keluarga yang berada dalam kelompok kesejahteraan terbawah, yakni desil 1 hingga desil 4.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pokok merupakan hal penting yang perlu mendapat perhatian pemerintah, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Ia menjelaskan, kenaikan harga sejumlah kebutuhan pangan dapat memberikan tekanan terhadap pengeluaran rumah tangga. Karena itu, bantuan sembako diharapkan mampu mengurangi beban belanja masyarakat penerima manfaat.
Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pengendalian inflasi di daerah.
Melalui program Berani Berbagi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berupaya menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama kelompok yang rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi.
Gubernur menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan diterima dalam kondisi baik serta layak untuk dikonsumsi.
Ia juga meminta masyarakat agar tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan paket sembako yang kualitasnya kurang baik atau tidak sesuai dengan standar kelayakan konsumsi.
Menurutnya, laporan dari masyarakat sangat penting agar setiap permasalahan dalam penyaluran bantuan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Anwar Hafid menyampaikan bahwa paket sembako yang ditemukan dalam kondisi kurang baik akan ditindaklanjuti agar dapat diganti sehingga masyarakat tetap memperoleh bantuan yang layak.
“Insyaallah, mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu Bapak dan Ibu sekalian. Kalau ada paket yang kurang baik, tolong sampaikan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti dan diganti,” ujar Anwar Hafid.
Ia berharap masyarakat penerima bantuan dapat memanfaatkan paket sembako tersebut untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari.
Penyaluran bantuan di Kabupaten Morowali Utara ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kepedulian sosial serta memperluas jangkauan program perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan tersalurkannya 5.000 paket sembako melalui program Berani Berbagi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata, sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika perekonomian.
(Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Sulawesi Tengah)





