Polda Sulteng Ungkap Kronologi Perkelahian di Depan Alfamidi Palu

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PALU – Tadulakonews.com – Polda Sulawesi Tengah angkat bicara terkait insiden perkelahian di depan Alfamidi, Jalan Tombolututu Atas, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, yang melibatkan anggota Bidpropam Polda Sulteng Aipda AA dan seorang warga berinisial D.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 20.40 WITA. D yang diduga merupakan juru parkir dalam insiden itu kemudian meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil investigasi awal tim gabungan di lapangan, Aipda AA disebut melakukan tindakan tegas terukur setelah diduga diserang D menggunakan senjata tajam berupa parang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelumnya, pimpinan dan seluruh jajaran Polda Sulawesi Tengah mengucapkan turut berduka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara D dalam peristiwa yang terjadi tadi malam,” kata Achmad Muhaimin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/8/2026).

Ia menyampaikan, pihak kepolisian turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan.

Menurut hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula saat Aipda AA datang menggunakan Toyota Avanza berwarna putih dan berhenti di sekitar warung makan Gorontalo untuk berbelanja di Alfamidi.

Sekitar pukul 20.40 WITA, setelah keluar dari minimarket, Aipda AA didatangi seorang pria yang disebut mengenakan baju merah. Pria tersebut kemudian menanyakan persoalan parkir hingga terjadi kontak fisik yang berujung pada cekcok dan perkelahian.

Dalam perkelahian tersebut, D disebut menyerang Aipda AA menggunakan senjata tajam ke arah wajah. Aipda AA berusaha menangkis serangan itu hingga mengalami luka pada tangan kanan dan jari manis tangan kiri terputus.

Aipda AA kemudian mengeluarkan senjata api jenis HS dan melepaskan satu tembakan peringatan. Namun, berdasarkan hasil investigasi sementara, D masih mengejar Aipda AA dengan membawa parang.

“Berdasarkan hasil investigasi, saudara D masih mengejar dengan parangnya sehingga Aipda AA melepaskan sejumlah tembakan ke arah saudara D,” jelas Achmad Muhaimin.

Pada saat bersamaan, seorang warga berinisial MA yang berada di dalam kios jahit sepatu di samping Alfamidi mendengar suara tembakan. Saat mengintip dari jendela, MA kemudian menyadari terdapat luka pada bagian leher kanan yang diduga akibat terkena peluru nyasar.

MA selanjutnya dievakuasi ke RS Tingkat III Dr Shindu Trisno untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, Aipda AA yang mengalami luka dibantu warga menuju RS Bhayangkara Palu untuk mendapatkan penanganan.

Usai kejadian, D dan MA juga dibawa ke RS Tingkat III Dr Shindu Trisno. Polisi kemudian memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti serta keterangan saksi.

Sekitar pukul 23.30 WITA, D kemudian dirujuk ke RSUD Anutapura Palu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Namun, pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 02.30 WITA, D dinyatakan meninggal dunia.

Kabidhumas Polda Sulteng menegaskan, penanganan perkara masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan di lapangan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian. Polisi akan mendalami fakta-fakta yang ditemukan, termasuk penggunaan senjata tajam dan senjata api dalam insiden tersebut.

Polda Sulteng mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Kepolisian meminta seluruh pihak mempercayakan proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum hingga seluruh fakta dalam kejadian tersebut dapat terungkap secara menyeluruh.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhayangkara Poso Trail Adventure 2026 Resmi Digelar, 500 Peserta Jelajahi Gunung Biru Sambil Kampanyekan Pelestarian Alam
Gubernur Anwar Hafid Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat di Bulan Rabiul Awal
Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terlibat Aksi Berpotensi Ricuh
Polres Parigi Moutong Bersama TNI dan BPBD Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Avolua
Aktivitas Tambang Batuan Tanpa SIPB Dinilai Berpotensi Rugikan Keuangan Daerah
Gubernur Anwar Hafid: Perubahan KUA-PPAS 2026 Harus Berpihak pada Kepentingan Rakyat
Kebakaran Lahan Pinggir Pantai di Uekuli, Api Berhasil Dipadamkan
Karhutla Melanda Tangkura Poso, Polsek Kerahkan Personel dan Koordinasi dengan Damkar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Bhayangkara Poso Trail Adventure 2026 Resmi Digelar, 500 Peserta Jelajahi Gunung Biru Sambil Kampanyekan Pelestarian Alam

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Gubernur Anwar Hafid Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat di Bulan Rabiul Awal

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terlibat Aksi Berpotensi Ricuh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Polda Sulteng Ungkap Kronologi Perkelahian di Depan Alfamidi Palu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Polres Parigi Moutong Bersama TNI dan BPBD Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Avolua

Berita Terbaru