Speedboat MISTER UN Ditemukan Tanpa Awak di Pesisir Malanggo, Pencarian Nahkoda Terus Berlanjut

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PARIGI MOUTONG – Tadulakonews.com –  Setelah hampir sepekan menjadi perhatian publik akibat hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Speedboat MISTER UN akhirnya ditemukan dalam kondisi tanpa awak di pesisir Pantai Desa Malanggo, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.

Penemuan speedboat oleh warga menjadi titik terang dalam upaya pencarian yang selama ini dilakukan aparat kepolisian bersama tim SAR dan instansi terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, misteri hilangnya satu orang nahkoda kapal masih menjadi fokus utama pencarian dan penyelidikan.

Sebelumnya, Speedboat MISTER UN dilaporkan hilang kontak pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 07.00 Wita saat berlayar dari Pelabuhan Desa Binaguna, Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una menuju Pelabuhan Marisa, Provinsi Gorontalo.

Saat itu kapal diawaki Ferdiansyah dan Noval serta mengangkut 11 wisatawan mancanegara.

Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsubsektor Tinombo Selatan yang dipimpin Kasubsektor IPTU Eko Maryanto bersama Bhabinkamtibmas Desa Malanggo bergerak cepat menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya, speedboat dievakuasi beserta seluruh barang yang ditemukan di dalamnya dan diamankan di Polsubsektor Tinombo Selatan untuk kepentingan penyelidikan.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengamankan satu unit Speedboat MISTER UN berwarna biru yang dilengkapi dua mesin tempel Suzuki masing-masing berkekuatan 100 PK.

Selain itu, turut diamankan satu jeriken BBM warna oranye, satu unit kamera, dua tas hitam berisi barang pribadi, satu tas putih, satu kursi plastik putih, satu tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sepasang sandal, serta sepasang sepatu.

Untuk mengungkap penyebab hilangnya kontak speedboat tersebut, Satpolairud Polres Parigi Moutong memperkuat koordinasi dengan Polairud Polres Tojo Una-Una, Pos Polairud Polda Sulawesi Tengah di Parigi, Pos BASARNAS Parigi, serta unsur terkait lainnya.

Koordinasi dilakukan guna mempercepat pencarian korban yang masih hilang sekaligus mengumpulkan seluruh fakta di lapangan.

Kasat Polairud Polres Parigi Moutong, IPTU Noldi Wiliam Sualang, mengatakan penemuan Speedboat MISTER UN merupakan perkembangan signifikan yang membuka peluang besar dalam mengungkap rangkaian peristiwa hilangnya kontak kapal tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa pencarian terhadap satu orang nahkoda yang hingga kini belum ditemukan tetap menjadi prioritas utama.

Ia menyampaikan, penemuan speedboat menjadi titik terang dalam proses pencarian, tetapi tugas aparat belum selesai. Seluruh unsur yang terlibat terus mengoptimalkan pencarian dan penyelidikan agar penyebab insiden tersebut dapat terungkap secara utuh dan objektif.

IPTU Noldi juga mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, maupun pengguna jasa laut agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan barang, petunjuk, maupun informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan Speedboat MISTER UN karena setiap informasi sangat berharga untuk mendukung keberhasilan operasi pencarian dan proses penyelidikan.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian bersama tim SAR dan instansi terkait masih terus melakukan langkah-langkah lanjutan, termasuk mendalami barang-barang yang ditemukan serta mengembangkan penyelidikan guna mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan speedboat tersebut hilang kontak di perairan Teluk Tomini.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sat Resnarkoba Polres Poso Serahkan Dua Tersangka Sabu ke Kejari, Berkas Perkara Dinyatakan P21
Gunungan Sampah Cemari Permukiman Desa Lambolo, Warga Desak Pemda Segera Bertindak
Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu
Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Mengapung di Pantai Jalan Cumi-Cumi Palu
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Poso Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Bhayangkara Poso Overland 2026 Resmi Ditutup, 125 Peserta Sukses Taklukkan Rute Menantang
Misteri Mobil dalam Kasus Tabrak Lari di Kumpi Terungkap, Pelaku Diamankan di Luwu Timur
Turnamen HUT Kemerdekaan RI Soyo Jaya Jadi Ajang Seleksi Atlet Hadapi Bupati Cup
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Sat Resnarkoba Polres Poso Serahkan Dua Tersangka Sabu ke Kejari, Berkas Perkara Dinyatakan P21

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Gunungan Sampah Cemari Permukiman Desa Lambolo, Warga Desak Pemda Segera Bertindak

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Mengapung di Pantai Jalan Cumi-Cumi Palu

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Poso Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Berita Terbaru

Daerah

Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu

Senin, 10 Agu 2026 - 11:27 WIB