Polsek Lore Utara Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla 5 Hektare di Kawasan TNLL

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

POSO – Tadulakonews.com – Guna mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang marak terjadi saat musim kemarau, Polsek Lore Utara bersama jajaran terkait melaksanakan patroli terpadu sekaligus pemadaman api di wilayah Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) Wilayah III Poso, Fery Liu, M.Sc., bersama Kapolsek Lore Utara, AKP Thamrin Samuda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam operasi gabungan tersebut, Polsek Lore Utara melibatkan personel BBTNL, Tim Manggala Agni Daops Sulawesi II/Pondok Kerja Palu, serta Koramil 1307-10/Lore Utara. Tim bergerak menuju titik koordinat -1.350552, 120.308900 di Dusun Salibu, Desa Sedoa, setelah menerima laporan adanya asap tebal akibat dugaan pembakaran lahan ilegal di dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

Setibanya di lokasi, tim gabungan terlebih dahulu melakukan pengarahan teknis sebelum menerjunkan personel untuk melakukan pemadaman. Api dipadamkan menggunakan mesin alkon air serta sejumlah peralatan manual yang tersedia di lapangan.

Berdasarkan hasil identifikasi, area yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 5 hektare. Lokasi tersebut diduga merupakan hasil perambahan hutan oleh warga yang membuka lahan dengan cara membakar.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil berupa rumah penduduk atau tanaman pertanian. Hal itu karena lokasi kebakaran berada di dalam kawasan konservasi TNLL dan jauh dari permukiman warga.

Kegiatan pemadaman sekaligus monitoring berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali. Sebanyak 40 personel gabungan dikerahkan dalam upaya memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke kawasan hutan lainnya.

Personel yang terlibat terdiri dari 25 personel BBTNL, 6 personel Manggala Agni, 4 personel Polri, 4 personel TNI, serta para pimpinan instansi terkait yang turut melakukan koordinasi di lapangan.

Kapolsek Lore Utara, AKP Thamrin Samuda, menegaskan bahwa patroli terpadu merupakan strategi penting untuk memutus mata rantai Karhutla, khususnya di wilayah Lembah Napu yang memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan setiap musim kemarau.

Menurutnya, kebakaran yang terjadi di Desa Sedoa diduga dipicu oleh kelalaian dan kebiasaan sebagian warga membuka lahan dengan cara membakar, termasuk di dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu.

“Melalui sinergitas antara Polri, TNI, BBTNL, dan Manggala Agni, kami berhasil memadamkan api seluas kurang lebih 5 hektare sebelum meluas lebih jauh. Ini membuktikan bahwa kehadiran negara dan koordinasi lintas sektor sangat efektif dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar AKP Thamrin Samuda.

Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai dampak serius yang ditimbulkan Karhutla, tidak hanya terhadap kesehatan manusia, tetapi juga terhadap kelestarian ekosistem dan habitat berbagai jenis flora serta fauna yang berada di kawasan Lore Lindu.

“Masyarakat diimbau untuk tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar, terutama di area konservasi. Asap dari kebakaran hutan dapat memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan merusak habitat flora-fauna endemik di Lore Lindu,” tegasnya.

AKP Thamrin menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan melakukan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran hutan. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut dapat merugikan masyarakat luas serta melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Menutup keterangannya, Kapolsek Lore Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan Karhutla tersebut. Ia berharap masyarakat Desa Sedoa dan sekitarnya semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan serta ikut mencegah terjadinya kebakaran hutan selama musim kemarau.

“Terima kasih kepada Bapak Fery Liu dari BBTNL, rekan-rekan Manggala Agni, serta TNI Koramil Lore Utara atas kerja sama yang solid hari ini. Polsek Lore Utara berkomitmen untuk terus berpatroli dan mengedukasi masyarakat agar musim kemarau tahun ini dapat dilalui tanpa bencana kabut asap yang mengganggu aktivitas sehari-hari,” pungkas AKP Thamrin Samuda.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KM Empat Bersaudara Karam di Perairan Desa Bunga, Muatan Puluhan Ton Kopra dan Arang
Tokoh Gereja Dukung Kerja Dakwah Prof. Zainal Abidin Rawat Toleransi di Sulawesi Tengah
Satresnarkoba Polres Poso Ungkap Peredaran Sabu, 25,8 Gram Barang Bukti Diamankan
Wagub Reny Dorong Penguatan Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Banggai
Satlantas Polres Poso Edukasi Pelajar SMAN 4 Poso tentang Tertib Berlalu Lintas
Polres Poso Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
Anwar Hafid Dorong Modernisasi Pertanian melalui Brigade Pertanian
Gubernur Anwar Hafid: Pendidikan Adalah Kunci Mengubah Kehidupan Masyarakat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KM Empat Bersaudara Karam di Perairan Desa Bunga, Muatan Puluhan Ton Kopra dan Arang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Tokoh Gereja Dukung Kerja Dakwah Prof. Zainal Abidin Rawat Toleransi di Sulawesi Tengah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Satresnarkoba Polres Poso Ungkap Peredaran Sabu, 25,8 Gram Barang Bukti Diamankan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Wagub Reny Dorong Penguatan Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Banggai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Satlantas Polres Poso Edukasi Pelajar SMAN 4 Poso tentang Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru