Polres Parigi Moutong Pimpin Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Parigi, 7 Maret 2026 – Komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan di berbagai daerah. Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung serentak yang dilaksanakan oleh Polres Parigi Moutong sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada jagung nasional.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Parigi Moutong, Hendrawan A. N, pada Sabtu (7/3/2026) pukul 15.30 WITA. Penanaman jagung berlangsung di kawasan Alun-alun Kota Parigi bagian barat, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor antara kepolisian, pemerintah daerah, dunia usaha, serta kelompok tani. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Parigi Moutong.

Penanaman jagung secara simbolis dilakukan langsung oleh Kapolres Parigi Moutong bersama sejumlah unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Bupati Parigi Moutong yang diwakili oleh Asisten II Setda, perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Parigi, serta perwakilan dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Parigi Moutong.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Parigi, perwakilan Syngenta Indonesia, unsur pemerintah kecamatan, serta kelompok tani setempat yang turut ambil bagian dalam program penanaman jagung ini.

Kapolres Parigi Moutong Hendrawan A. N menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap agenda strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, Polri tidak hanya memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dapat berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Kapolres juga menekankan bahwa kegiatan penanaman jagung ini bukan sekadar kegiatan seremonial semata, melainkan langkah konkret untuk mendorong kemandirian pangan di tingkat daerah.

Melalui program ini diharapkan sektor pertanian di Parigi Moutong dapat semakin berkembang, terutama dalam komoditas jagung yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

Pada kuartal pertama tahun 2026, program ini menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 15 hektare sebagai tahap awal pelaksanaan kegiatan di wilayah tersebut.

Secara keseluruhan, Polres Parigi Moutong menargetkan penanaman jagung seluas 700 hektare dalam kurun waktu satu tahun. Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dalam empat kuartal sepanjang tahun 2026.

Setiap kuartal direncanakan penanaman jagung di lahan seluas sekitar 176 hektare yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kelompok tani lokal di berbagai wilayah.

Keterlibatan kelompok tani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan.

Kapolres berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, serta kelompok tani dapat terus diperkuat demi mencapai target yang telah ditetapkan.

Dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, Parigi Moutong diharapkan mampu menjadi salah satu daerah penghasil jagung yang berkontribusi dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta
Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat
PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan
PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil
Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik
Polres Poso Ungkap Kasus Narkotika Sabu di Desa Tangkura, Dua Tersangka Diamankan
Polsek Batui Amankan Pria Pelaku Penganiayaan terhadap Ibu Kandung
Nelayan di Banggai Diserahkan ke JPU Kasus Penyalahgunaan Sabu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:21 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta

Jumat, 17 April 2026 - 06:17 WIB

Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan

Kamis, 16 April 2026 - 18:37 WIB

PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil

Kamis, 16 April 2026 - 18:28 WIB

Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik

Berita Terbaru