Polres Banggai Ungkap Kasus Pencurian Sawit di Batui Selatan

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Polres Banggai berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian buah kelapa sawit yang terjadi di wilayah hukumnya.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan seorang petani bernama Hasan (44), warga Desa Bonebalantak, Kecamatan Batui Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasan melaporkan kejadian tersebut setelah merasa dirugikan akibat hilangnya hasil panen di kebunnya.

Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Nur Arifin, membenarkan adanya penangkapan terhadap terduga pelaku berinisial RI (40).

Pelaku diketahui merupakan warga Ondo-Ondolu.

Menurut AKP Arifin, saat ini perkara tersebut masih dalam proses penanganan oleh Sat Reskrim Polres Banggai.

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Sabtu sore, 14 Maret 2026, sekitar pukul 14.00 Wita.

Saat itu, korban bersama istrinya pergi ke kebun miliknya di Desa Gori-gori untuk memanen buah sawit.

Namun, setibanya di lokasi, korban terkejut karena buah sawit yang hendak dipanen sudah tidak ada.

Merasa dirugikan, korban kemudian memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Banggai.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Resmob Tompotika Polres Banggai langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan.

Hasil penyelidikan mengarah pada terduga pelaku yang kemudian berhasil diamankan.

Pelaku ditangkap di rumah temannya di Desa Samalore, Kecamatan Toili, pada Rabu, 18 Maret 2026 sekitar pukul 01.30 Wita.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah mengambil sekitar 1,3 ton buah sawit milik korban.

Buah sawit tersebut kemudian dimuat ke dalam mobil pick up dan dijual dengan harga Rp3,1 juta.

Polisi menyatakan akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengetahui kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik kebun, agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap lahan mereka.(Noni)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Kembali Terjadi di Lantojaya, Polisi dan Tim Gabungan Padamkan Api Seluas 3 Hektare
Praperadilan Ditolak, Proses Hukum Dugaan Pencemaran Nama Baik Prof Zainal Abidin Sah
Polsek Lore Utara Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla 5 Hektare di Kawasan TNLL
Polres Poso Gencarkan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Sintuwulemba
Polres Poso Asah Kesiapan Personel melalui Latihan Dalmas dan Penanganan Unras
Dugaan PETI Kembali Beraktivitas, Warga Desa Bodi Soroti Excavator yang Disebut Luput dari Penyisiran
Dua Tahun Pemerintahan Anwar-Reny, Penerima Beasiswa BERANI CERDAS Tembus 47 Ribu Mahasiswa
Kebakaran Lahan di Patiwunga Berhasil Dipadamkan, Polri-TNI dan Damkar Bersinergi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:56 WIB

Karhutla Kembali Terjadi di Lantojaya, Polisi dan Tim Gabungan Padamkan Api Seluas 3 Hektare

Selasa, 8 September 2026 - 21:07 WIB

Praperadilan Ditolak, Proses Hukum Dugaan Pencemaran Nama Baik Prof Zainal Abidin Sah

Selasa, 8 September 2026 - 18:17 WIB

Polsek Lore Utara Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla 5 Hektare di Kawasan TNLL

Selasa, 8 September 2026 - 18:06 WIB

Polres Poso Gencarkan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Sintuwulemba

Selasa, 8 September 2026 - 18:00 WIB

Polres Poso Asah Kesiapan Personel melalui Latihan Dalmas dan Penanganan Unras

Berita Terbaru