Polisi Mediasi Remaja yang Kabur dari Rumah di Nuhon

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Kepolisian Sektor Nuhon memberikan fasilitas mediasi terhadap seorang remaja berusia 16 tahun bersama orang tuanya setelah sempat kabur dari rumah di Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai.

Remaja tersebut diketahui pergi meninggalkan rumah dan melakukan perjalanan ke Ampana bersama teman-temannya tanpa memberi kabar kepada keluarga.

Kapolsek Nuhon, IPTU Tamrin Luntaya, menjelaskan bahwa awalnya anak tersebut berpamitan kepada orang tuanya untuk berangkat ke sekolah pada Senin, 4 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang tua tidak menaruh curiga karena keberangkatan anak dilakukan seperti biasanya dengan alasan mengikuti kegiatan sekolah.

Namun hingga dua hari berlalu, tepatnya pada Rabu, sang anak belum juga kembali ke rumah sehingga membuat keluarga mulai khawatir.

Ibu dari remaja tersebut, RP (40), kemudian berusaha mencari keberadaan anaknya dengan mendatangi sejumlah kerabat dan teman dekat.

Meski telah dilakukan pencarian secara mandiri, upaya keluarga belum membuahkan hasil sehingga kepanikan mulai dirasakan.

Karena takut terjadi sesuatu, sang ibu akhirnya melaporkan kehilangan anaknya ke Polsek Nuhon untuk meminta bantuan kepolisian.

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera melakukan koordinasi dengan keluarga dan sejumlah teman dari remaja tersebut.

Polisi juga menelusuri informasi mengenai kemungkinan lokasi yang didatangi anak selama meninggalkan rumah.

Pada Jumat, 8 Mei 2026, remaja itu akhirnya berhasil ditemukan di rumah salah satu temannya.

Setelah ditemukan, polisi langsung mempertemukan anak tersebut dengan pihak keluarganya untuk memastikan kondisi keduanya tetap baik.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, remaja itu diduga pergi ke Ampana untuk menghadiri acara dero bersama teman-temannya.

Anak tersebut juga disebut merasa takut untuk pulang karena telah kehilangan telepon genggam miliknya selama berada di luar rumah.

Pihak kepolisian kemudian berupaya menengahi persoalan keluarga tersebut melalui pendekatan persuasif dan mediasi.

Kapolsek Nuhon menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial dan menjaga hubungan baik di lingkungan keluarga.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa 6,7 SR Guncang Parigi Moutong, Sejumlah Rumah di Torue Rusak
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sigi, Puluhan Rumah dan Infrastruktur Alami Kerusakan
Polsek Bunta Amankan Lomba Pawai Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Personel Polsek Kintom Amankan Final dan Penutupan Minisoccer Buana Open Turnamen Hadiyanto Rasyid Cup 2026
Polsek Bunta Gelar Nobar Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres Banggai Gelar Nobar Piala Dunia, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
POLSEK BUNTA GELAR BAKTI RELIGI DI GEREJA DAN PURA SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-80
Collector Gelapkan Uang Perusahaan Rp48,8 Juta, Berkas Tersangka Dilimpahkan ke Kejari Banggai
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

Gempa 6,7 SR Guncang Parigi Moutong, Sejumlah Rumah di Torue Rusak

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:50 WIB

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sigi, Puluhan Rumah dan Infrastruktur Alami Kerusakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:40 WIB

Polsek Bunta Amankan Lomba Pawai Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:20 WIB

Personel Polsek Kintom Amankan Final dan Penutupan Minisoccer Buana Open Turnamen Hadiyanto Rasyid Cup 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:16 WIB

Polsek Bunta Gelar Nobar Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

Berita Terbaru